Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Diduga Keracunan Obat Kuat, Pria Ditemukan Tewas di Hotel

Ahad 10 Jan 2016 23:42 WIB

Rep: c37/ Red: Hazliansyah

Penemuan mayat (ilustrasi)

Penemuan mayat (ilustrasi)

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Seorang pria bernama Nasijo (64 tahun) ditemukan tewas di sebuah kamar Hotel Merdeka di Jalan Ir. H. Juanda 01/09 Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur, Ahad (10/1) pukul 12.30 WIB. Diduga korban keracunan obat kuat yang ditemukan di dalam kamar korban.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota Inspektur Satu Puji Astuti menjelaskan, korban check-in hotel pada Sabtu (9/1) siang. Saat itu korban masuk kamar hotel nomor A12 atas nama sendiri dan berencana check out esok harinya.

Kemudian pada Ahad, seorang karyawan kebersihan menghampiri kamar korban. Dia hendak menanyakan apakah korban ingin memperpanjang waktu  menginap atau tidak.

"Saat diketuk tidak ada jawaban, saksi langsung mengintip dari jendela," kata Iptu Puji Astuti, Ahad (10/1).

Namun karyawan terkejut melihat korban tergeletak pucat di atas kasur tanpa busana. Tidak hanya itu, dari mulut korban juga keluar darah.

Saksi bergegas melaporkan hal ini ke petugas hotel. Setelah berhasil membuka pintu kamar dan memastikan korban memang sudah tewas, pihak hotel langsung melaporkan hal ini ke kepolisian.

"Petugas menemukan obat kuat jenis urat madu di TKP. Dari mulut korban keluar darah, sebagian tubuh lebam mayat, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan," jelas Puji.

Hingga kini, kata Puji, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. Kuat dugaan korban tewas karena diracun. Selain itu, pihaknya juga sedang memburu pelaku yang diduga bersama korban di dalam kamar hotel.

"Kami masih menyelidiki siapa orang yang bersama korban saat itu," katanya.

Selanjutnya mayat korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi guna otopsi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA