Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Saban Pekan Perairan Banjarmasin Dikunjungi Jenazah

Sabtu 13 Feb 2016 23:26 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ilustrasi tenggelam

Ilustrasi tenggelam

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Hampir setiap pekan di perairan Kota Banjarmasin, ditemukan mayat mengapung. Rata-rata jenazah tersebut adalah korban tenggelam di sungai di kota setempat.

"Sudah beberapa pekan ini ada ditemukan mayat pengapung dan mereka bukan korban kekerasan melainkan korban tenggelam," ucap Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Untung Widodo Sst di Banjarmasin, Sabtu (13/2).

Ia mengatakan, pada Sabtu (30/1) pagi, ditemukan mayat laki-laki mengapung diduga korban tenggelam di Sungai Teluk Mendung Mantuil dekat Kayu Rakit Log belakang PT Austral Byna. Mayat laki-laku tersebut sempat beberapa hari tidak diketahui identitasnya berkat usaha keras polisi dan tim sukarelawan akhirnya idetitasi korban yang diduga tenggelam itu diketahui.

Pada Senin (1/2) identitas korban tenggelam yang sebelumnya Mr X akhirnya diketahui bernama Yadiannor (24) warga Basirih. Sepekan kemudian, Sabtu (6/2) sekitar pukul 18.00 wita, di kawasan Laksana Intan Pekauman dekat Posko Pemadam Kebakaran ada orang tenggelam.

Satpolair Polresta Banjarmasin langsung mengecek kebenarannya dan ternyata benar adanya, ada seorang anak laki-laki yang tenggelam. Tidak beberapa lama dilakukan pencarian  akhirnya anak laki-laki bernama Saman (15 tahun) itu ditemukan, dari hasil pemeriksaan saksi, dinyatakan kalau korban murni tenggelam karena tidak bisa berenang.

Pada Jumat (12/2) siang, seorang laki-laki yang diketahui bernama Hakim (23) ditemukan mengapung di Sungai Kelayan Banjarmasin. Lokasi penemuan Hakim yang sudah tak bernyawa itu tidak jauh dari kediaman korban yang beralamat di Kelayan B Banjarmasin.

Atas kejadian beberapa temuan mayat orang tenggelam itu Kasat Polair Polresta Banjarmasin terus mengatkan mereka semua yang jadi korban tenggelam diketahui memang murni tenggelam. "Semua tubuh korban tenggelam yang kami lakukan visum tidak ada tanda-tanda kekerasan dan mereka semua murni tenggelam," tuturnya.

Dari semua kejadian itu maka polisi perairan mengimbau agar semua pihak senantiasa selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di perairan. Pihaknya juga akan lebih aktif melaksanakan patroli, sosialiasi dan melakukan Polmas di perairan agar terciptanya siskamtibmas yang terus kondusif, aman, nyaman dan tentram.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA