Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Peritel Denpasar Terapkan Kantong Plastik Berbayar

Selasa 23 Feb 2016 14:24 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Winda Destiana Putri

Kantong plastik.

Kantong plastik.

Foto: Flickr.com

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Lima perusahaan ritel di Bali menerapkan kantong plastik berbayar, yaitu Pusat Perbelanjaan Tiara Dewata, Hardy's, Ace Hardware, Ayu Nadi Swalayan, dan Supermarket Super Ekonomi.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Denpasar, Anak Agung Bagus Sudharsana mengatakan kelimanya akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) akhir pekan ini.

"Setelah itu kita akan sosialisasi lagi ke masyarakat," ujarnya di Denpasar, Selasa (23/2).

Selain peritel dan gerai toko, aturan serupa juga akan diberlakukan sama di pasar-pasar tradisional Kota Denpasar. Sudharsana mengatakan pasar tradisional juga berkontribusi menghasilkan kantong plastik dalam jumlah besar.

Hal ini terbukti dari banyaknya kantong yang digunakan untuk membungkus bahan-bahan kebutuhan pokok masyarakat yang berbelanja ke pasar.

Dua pasar yang akan menjadi percontohan di Denpasar adalah Pasar Sinus dan Pasar Peninjauan. Rencana ini, kata Sudharsana juga mendapat dukungan dari Wali Kota.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan per 21 Februari 2016 memberlakukan kantong plastik berbayar Rp 200 per lembar. Perwakilan Pusat Perbelanjaan Tiara Dewata, Novie Setyo Utomo mengatakan perusahaan-perusahaan ritel di Bali menyambut baik rencana ini.

"Jumlah kantong plastik kami kurangi selama tiga bulan masa sosialisasi ini. Kami juga menyediakan tas daur ulang berbahan khusus yang bisa menjadi alternatif bagi pelanggan," kata Novie.

Tiara Dewata sebetulnya sudah menginisiasi diet kantong plastik sejak 2007, namun implementasinya berjalan lambat sebab belum adanya regulasi pendukung. Saat itu, konsumen yang berbelanja dalam jumlah banyak menempatkan barang-barang belanjaannya dalam sebuah kardus berukuran besar.

Pihak Tiara Dewata juga mendorong semangat masyarakat untuk 'diet kantong plastik' dengan memberikan poin hadiah bagi konsumen yang berbelanja dengan kantong sendiri.

Poin hadiah ini berbeda dengan poin belanja, sehingga pelanggan bisa mendapatkan poin ganda. Poin-poin tersebut bisa dikumpulkan setiap kali berbelanja ke Tiara Dewata dan pada jumlah tertentu konsumen akan mendapatkan hadiah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA