Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

PT Pelni Tambah Satu Armada Tol Laut

Senin 28 Mar 2016 18:02 WIB

Red: Taufik Rachman

Pelni

Pelni

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Pelni menambah kapal tol laut, yakni KM Nusantara Pelangi 101 untuk melayani rute trayek T-2, Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP (3.874 mile) mulai Senin (28/3) siang.

Manajer Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT PELNI (Persero) Akhmad Sujadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin mengatakan kapal berkapasitas 350 teus itu akan berlayar secara rutin, terjadwal pada rute yang telah ditetapkan pemerintah pada rute T-2 yang akan dioperasikan mulai hari ini dari Tanjung Perak, Surabaya.

"KM Nusantara Pelangi 101 akan menempuh rute Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Merauke, dan mengangkut barang pokok berupa beras, terigu, minyak goreng dan aneka kebutuhan sehari-hari," katanya.

Selain itu, lanjut dia, kapal juga mengangkut barang penting berupa semen, besi, keramik dan aneka barang untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di daerah tertinggal.

"Dengan penambahan satu rute Kapal Tol Laut Pelni telah mengoperasikan empat kapal," katanya.

Sehingga, lanjut dia, akan dan telah mendukung kelancaran distribusi barang, yang dampaknya akan membantu mengurangi disparitas harga sekaligus membangkitkan perekonomian, khususnya di beberapa daerah di rute Kapal Tol Laut yang umumnya merupakan daerah tertinggal dan terpencil.

"Insya Allah bulan depan akan kami operasikan dua kapal lagi, sehingga enam rute trayek Tol laut dapat dioperasikan semua," katanya.

Keenam rute Kapal Tol Laut yang ditetapkan pemerintah tahun 2016, meliputi trayek T-1. Tanjung Perak-Wanci (Wakatobi)-Namlea-Fakfak PP. (3426 mile) dilayani KM. Caraka Jaya Niaga 3-32.

Trayek T-2 Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP (3.874 mile) dengan KM. Nusantara Pelangi 101.

Trayek T-3 Tanjung Perak-Larantuka-Lewoleba-Rote-Sabu-Waingapu PP (2.076 mile) KM. Caraka Niaga Jaya 3-34.

Trayek T-4 Tanjung Priok- Makasar-Manokwari-Wasior-Nabire-Serui-Biak PP. (4.644 mile-April 2016)

Trayek T-5 Makasar-Tahuna-Lirung-Morotai-Tobelo-Ternate-Babang-Ternate PP (2.608 mile-April-2016) dan Trayek T-6 Tanjung Priok-Tarempa-Natuna PP (1.400 mile) Km. Caraka Jaya Niaga 3-4.

Penugasan pemerintah melalui Perpres 106/2015 kepada PT Pelni untuk menyelenggarakan angkutan laut bersubsidi dengan Kapal Tol Laut diharapkan memperlancar disitribusi barang, sehingga target penurunan harga barang 20-30 persen di rute Tol Laut bisa tercapai.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA