Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

'PDIP Jangan Cemburu dengan Kedatangan Golkar'

Sabtu 21 May 2016 12:47 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Esthi Maharani

Nurul Arifin

Nurul Arifin

Foto: ROL/Fian Firatmaja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Setya Novanto  Nurul Arifin mengatakan, bergabungnya Partai Golkar ke kubu pemerintah tidak untuk menyaingi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Maka dari itu, dia pun berharap PDIP tidak menganggap partainya sebagai kompetitor.

"Kami tidak menganggap PDIP menjadi kompetitor karena kita adalah mitra. Kami juga tidak mau PDIP menganggap kita sebagai kompetitor tapi sebagai mitra," kata Nurul dalam sebuah diskusi berjudul 'Peta Politik Pasca Munaslub' di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (21/5).

Nurul menganggap, sosok Jokowi sangat erat kaitannya dengan partai berlambang kepala Banteng itu. Keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Maka dari itu, ketika Golkar mendukung pemerintahan, maka Golkar juga siap sejalan dengan PDIP.

"Kami pikir Presiden Jokowi, partai pengusungnya adalah PDI  dan kita tidak mengecilkan, karena  Jokowi lahir dari PDIP. Kalau kami mendukung pemerintahan jelas kami mendukung keduanya karena mereka itu melekat. Jadi, PDIP jangan cemburu dengan kedatangan Golkar," ucap Nurul.

Nurul melanjutkan, keputusannya mendukung pemerintah adalah karena melihat realitas di lapangan yang memperlihatkan popularitas Jokowi sangat tinggi. Tak hanya itu, program-program yang dijalankannya juga menurutnya jelas dan konkrit.

"Kami berpikir mendukung Jokowi adalah yang terbaik. Respon dari masyarakat daerah juga sangat luar biasa baik," ucap Nurul.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA