Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Menperin Nilai Pesantren Jadi Pemberdaya Industri Kecil Menengah

Ahad 26 Jun 2016 03:29 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Hazliansyah

Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan paparan saat peresmian pabrik TV LED Sharp terbaru, Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5). (Republika/ Wihdan)

Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan paparan saat peresmian pabrik TV LED Sharp terbaru, Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5). (Republika/ Wihdan)

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan gedung Pesantren Moderen, Darul Mukhlisin di Bandung Barat.

Saleh Husin mencermati, pesantren memiliki potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Khususnya, pengembangan industri kecil dan menengah.

"Peran lainnya ialah menumbuhkan wirausaha baru yang gigih, pekerja keras, memiliki jejaring luas dan terampil," kata Saleh dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (25/6).

Ia menuturkan, sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang mandiri dan menjadi panutan dalam kehidupan masyarakat, pesantren memiliki peran sebagai agen pembangunan SDM. Sehingga, menurutnya, pesantren dapat mendidik wirausaha baru melalui pelatihan, serta penyebaran informasi bisnis dan teknologi.

Saleh menyebut, keberadaan pesantren dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Salah satunya, yakni dengan memanfaatkan lahan kosong di area pesantren untuk pengembangan industri olahan pangan dan industri kecil menengah lainnya.

Ia mengusulkan pengolahan industri kecil di pesantren dapat melibatkan santri maupun masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA