Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

PKS‎ Kunjungi Partai Berkuasa di Inggris, Ada Apa?

Rabu 16 Nov 2016 08:01 WIB

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Damanhuri Zuhri

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Jazuli Juwaini

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Jazuli Juwaini

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini memimpin rombongan pimpinan dan anggota Fraksi PKS DPR RI dalam lawatan ke Inggris. Salah satu agenda dari lawatan ini adalah pertemuan persahabatan dengan Fraksi Partai Konservatif Inggris yang merupakan fraksi partai berkuasa saat ini.

"Pertemuan ini dalam rangka persahabatan, membuka komunikasi, dan peluang kerjasama dua fraksi dua negara Indonesia-Inggris," kata Jazuli dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, semalam.

Partai Konservatif adalah partai tertua di Inggris berdiri tahun 1678 dan sejak itu menjadi partai utama dan berkuasa di Inggris. Fraksi PKS ingin belajar bagaimana membangun institusi partai yang kuat sekaligus berkuasa secara efektif untuk memakmurkan negara.

"Fraksi PKS ingin mengambil spirit pelembagaan partai di negara maju ini. Bagaimana mengelola kekuasaan, memenangkan hati rakyat dan membangun konstituensi, sehingga mampu bertahan hingga ratusan tahun," ujar Doktor Bidang Manajemen dari UNJ ini.

Fraksi Partai Konservatif diwakili Lord Astor sekaligus juga sebagai mantan Menteri Pertahanan masa pemerintahan David Cameron, serta anggota House of Lord dan Wakil Ketua Kerjasama Antarparlemen yang memiliki fokus kerja sama dengan Indonesia.

Kepada Lord Astor, Jazuli  menyampaikan paparan tentang Indonesia sebagai negara majemuk dalam banyak hal dan memilih sistem demokrasi yang kian terlembaga.

Indonesia berpenduduk terbesar keempat dunia dengan beragam etnik budaya dan agama dan semua bisa hidup berdampingan secara damai. "Ini bagian yang kami syukuri di Indonesia dan kami ingin belajar dari Inggris melalui Fraksi Partai Konservatif bagaimana membangun walfare state yang kuat," kata Jazuli.

Anggota Komisi I ini menyebut Indonesia adalah negara terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan pertumbuhan ekonomi selalu di atas lima persen dalam 15 tahun terakhir. Indonesia bisa menjadi mitra strategis bagi United Kingdom dan pintu masuk ke Asean. PKS pun siap menjadi mitra sebagai counterpart di Inggris.

Lord Astor menyambut gembira dan apresiatif atas kunjungan persahabatan Fraksi PKS. "Saya (dan Fraksi Partai Konservatif) akan selalu menjadi sahabat baik bagi Indonesia dan akan membalas kunjungan Fraksi PKS pada bulan Februari," kata Lord Astor.

Selain bertemu dengan Fraksi Partai Konservatif, lawatan Fraksi PKS ini dijadwalkan bertemu dengan Fraksi Partai Buruh, NGO Tell Mama yang begerak dalam advokasi korban Islamphobia, Direktur Islamic Center London, lembaga caritas Islamic Relief, serta Kedutaan Besar Indonesia di inggris.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA