Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Kisah Haru Anies Baswedan Temui Guru-gurunya Saat SD

Jumat 25 Nov 2016 14:15 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Calon Gubernur DKI Jakarta mengunggah tiga foto gurunya saat di Sekolah Dasar, di akun Instagram pribadinya, Jumat (25/11).

Calon Gubernur DKI Jakarta mengunggah tiga foto gurunya saat di Sekolah Dasar, di akun Instagram pribadinya, Jumat (25/11).

Foto: Instagram

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memon peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada hari ini (25/11) dimanfaatkan calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk mengunggah foto-foto saat ia menemui guru-gurunya saat mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar di Yogyakarta.

Ada tiga foto yang diunggah Anies. Foto pertama, Anies terlihat sedang memeluk seorang pria berkemeja batik dan berpeci putih. Anies menuturkan pria ini adalah Pak Sidal, guru matematika saat SD.

"Bbrp waktu setelah ditugaskan di Kabinet, saya langsung kembali ke guru-guru SD. Ini adalah foto saat datang menemui Pak Sidal, guru Matematika kami. Itulah pelukan kami yang terakhir, dua minggu kemudian Allah memanggilnya pulang. Padamu mengalir pahala tanpa henti," kenang Anies.

Foto kedua, Anies terlihat sedang menyalami seorang pria sudah beruban yang sedang menangis haru. Anies mengatakan pria tersebut adalah Pak Mamat yang merupakan Kepala Sekolah saat di SD. Pak Mamat, lanjutnya, menderita penyakit stroke.

"Pak Mamat, Kepsek saat SD, hanya bisa menangis dan menangis. Air mata mengalir tanpa henti. Beliau terkena stroke, terbaring di kamar amat sederhana di Blimbingsari, Jogja. Sy datangi rumahnya, sy peluk, sy cium tangannya dan satu pesan: terima kasih Pak... Ia mengangguk, satu tangannya mengusap muka saya terus dan air sejernih kristal itu terus mengalir dari matanya," tutur Anies.

Sedangkan foto ketiga, Anies terlihat menyalami seorang ibu yang sedang duduk. Menurut Anies, ibu ini adalah Bu Sumiyati, salah satu gurunya saat SD. Ia mengenang Bu Sumiyati ini kerap ke sekolah dengan naik motor Vespa berwarna hijau.

"Bu Sum, ijinkan saya mencium tangan ibu lagi. Matanya berkaca-kaca, tak banyak kata terucap. Kini hanya duduk di kursi dgn penyangga. Beliau selalu datang membimbing dengan kasih, dengan sayang; datang naik vespa hijau. Pada Ibu Sumiyati, guru SD, saya menghormat dan mengucapkan terima kasih & kirimkan doa... Semoga Bu Sum terus sehat, terus bahagia," ujar Anies.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA