Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

132 Ibu Rumah Tangga Asal Karawang Terinfeksi HIV-AIDS

Kamis 01 Dec 2016 21:04 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Andi Nur Aminah

Petugas kesehatan mengambil sampel darah seorang warga saat pemeriksaan HIV-AIDS

Petugas kesehatan mengambil sampel darah seorang warga saat pemeriksaan HIV-AIDS

Foto: Antara/Dedhez Anggara

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- ‪Komisi penanggulangan HIV-AIDS Kabupaten Karawang, merilis ada 132 ibu rumah tangga yang positif terinfeksi virus mematikan tersebut. Penyebaran HIV-AIDS ini, sangat cepat. Pasalnya, 137.097 pria di Karawang suka jajan di tempat lokalisasi.

Staf KPA Kabupaten Karawang, Yana Aryana, mengatakan, saat ini penyebaran virus HIV-AIDS terbagi dua kelompok. Yakni, melalui hubungan seks yang tidak aman. Serta, bergantian menggunakan jarum suntik saat menggunakan narkoba. "Tapi, yang paling cepat penyebarannya melalui hubungan seks yang tidak aman," ujar Yana, kepada sejumlah media, Kamis (1/12).

Dampaknya, penularan virus mematikan ini begitu cepat. Bahkan, sampai ke ibu rumah tangga serta bayi yang masih dikandung oleh ibunya. Selain itu, penyebaran melalui oral seks atau menggunakan alat bantu seks secara bergantian juga potensinya sama tingginya.

Selain ibu rumah tangga, pihaknya juga mencatat ada 34 pekerja seks komersial yang terinfeksi AIDS. Selain itu, kaum homoseksual juga ada yang sudah terinfeksi. Karena itu, pihaknya menghimbau supaya warga yang berpotensi terinfeksi segera memeriksakan diri. Supaya, diketahui sejak dini apakah dirinya positif HIV-AIDS atau tidak.

Sementara itu, dari Kabupaten Purwakarta penyakit HIV-AIDS sudah merambah ke kaum homoseksual. Sampai saat ini, tercatat enam gay terinfeksi virus tersebut.

Pengelola Program Komisi Penanggulangan HIV-AIDS Kabupaten Purwakarta, Wahyu Haidir, mengatakan, selama 2016 ini targetnya ada 19 ribu warga yang harus ikut tes HIV. Tetapi, yang dites baru 400 orang. Dari jumlah tersebut, 50 persennya positif HIV-AIDS.  "Ada 200 yang terinfeksi. Enam orang di antaranya kaum homoseksual," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA