Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Masih Trauma, Warga Pidie Jaya Bangun Tenda di Depan Rumah

Kamis 08 Dec 2016 20:08 WIB

Rep: muhyidin/ Red: Agung Sasongko

Warga menyaksikan puing bangunan pasar Meuredu yang rubuh akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (8/12). Hingga hari kedua pasca gempa bumi, tim Basarnas dibantu aparat TNI/Polri dan para relawan masih melakukan upaya pencarian serta evakuasi korban yang

Warga menyaksikan puing bangunan pasar Meuredu yang rubuh akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (8/12). Hingga hari kedua pasca gempa bumi, tim Basarnas dibantu aparat TNI/Polri dan para relawan masih melakukan upaya pencarian serta evakuasi korban yang

Foto: Antara/Irwansyah Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter mengguncang rumah warga di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Rabu (7/12) menjelang subuh.  Hingga saat ini, masih banyak warga yang masih trauma untuk berada di dalam rumah atau bangunan beton.

Tampak dari sepanjang Jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Pidie, warga-warga yang memilih membangun tenda di depan rumah mereka. "Lihat itu mereka bangun tenda, itu karena masih trauma di dalam rumah," ujar warga lokal Aceh, Muhammad (40) kepada Republika.co.id, Kamis (8/12) malam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, mereka tampak berkumpul-berkumpul bersama keluarga mereka. Sementara, di Jalan Lintas Sumatra, Medan-Banda Aceh, sendiri tampak padat merayap lantaran banyaknya mobil melintas, termasuk mobil pick up yang mengangkut para pengungsi dan bantuan logistik untuk korban gempa.
"Lihat itu juga masih belum pada berani buka ruko-ruko (di pinggir jalan), padahal biasanya buka," kata Muhammad.

Terlihat juga beberapa petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas di tengah debu berterbangan. Debu-debu tersebut berasal dari sisa reruntuhan bangunan yang menempel di ban mobil kendaraan. Selain itu, di bahu jalan lintas Sumatra itu juga terpantau posko-posko penerimaan bantuan untuk para korban.

Gempa bumi terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Rabu (7/12) kemarin subuh. Hingga hari kedua, korban bencana masih terus bertambah. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berdasarkan laporan BPBA Aceh dan BPBD Pidie Jaya, mencatat korban tewas saat ini sudah mencapai 102 orang, 700 orang luka dan lebih dari 3.200 orang yang mengungsi.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA