Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Menlu: Negara Sahabat Tawarkan Bantuan Terkait Gempa

Kamis 08 Dec 2016 23:29 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Sejumlah warga menyaksikkan proses evakuasi korban di salah satu bangunan yang runtuh akibat gempa 6.5 SR, di Desa Lueng Putu, perbatasan Pidie-Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12).

Sejumlah warga menyaksikkan proses evakuasi korban di salah satu bangunan yang runtuh akibat gempa 6.5 SR, di Desa Lueng Putu, perbatasan Pidie-Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12).

Foto: Antara/Irwansyah Putra

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA BALI -- Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P. Marsudi mengatakan, banyak tawaran bantuan dari negara-negara sahabat terhadap korban gempa 6,5 pada skala Richter di Aceh.

"Selain menyampaikan ucapan belasungkawa, banyak negara-negara sahabat ingin menyalurkan bantuan terhadap korban gempa Aceh," ujar Retno LP Marsudi dalam konferensi pers usai mengadakan 14 pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12).

Namun demikian, lanjutnya, Indonesia masih menghitung jumlah korban dan kemampuan pemerintah dalam menangani musibah gempa bumi yang menimpa Aceh. "Tapi kita akan lihat kemampuan kita, saya kira kita masih mampu untuk menangani musibah gempa bumi yang menimpa Aceh," ujar dia.

Sebelumnya saat menyampaikan pidato dalam Bali Democracy Forum IX, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P. Marsudi menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada negara-negara sahabat di seluruh dunia atas ucapan belasungkawa terkait dengan gempa 6,5 pada skala Richter di Aceh.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 94 orang tewas, satu orang hilang, 128 orang luka berat, 489 orang luka ringan, dan ratusan bangunan rusak. Pendataan hingga saat ini masih dilakukan. Pencarian dan penyelamatan korban dari dampak gempa 6,5 SR di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Pidie masih terus dilakukan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA