Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Strategi Pengelola Gunung Papandayan Tarik Wisman

Jumat 30 Dec 2016 16:00 WIB

Red: Hazliansyah

Kawah Gunung Papandayan

Kawah Gunung Papandayan

Foto: ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kawasan wisata alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan alam hutan pegunungan dan kawah letusan gunung api.

"Setelah dikelolanya Gunung Papandayan oleh kami (PT Astri Indah Lestari) kawasan wisata Papandayan ini menjadi banyak dikunjungi wisatawan mancanegara," kata Direktur PT Astri Indah Lestari (AIL), Tri Persada kepada wartawan di Garut, Jumat.

Ia menuturkan, Gunung Papandayan memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati suasana alam pegunungan dan kawah maupun tantangan menjelajahi hutan.

Wisatawan mancanegara itu, kata dia, hampir setiap hari datang seperti dari Jerman, Belanda, Jepang, Malaysia dan negara asia lainnya yang datang secara rombongan.

"Berbeda dengan sebelumnya, sekarang hampir setiap hari ada wisatawan mancanegara, mereka datang ke sini secara rombongan, ada juga keluarga," kata Tri.

Beberapa alasan yang disampaikan wisatawan asing datang ke Gunung Papandayan karena mendapatkan informasi tempatnya sudah ditata dengan baik dan nyaman.

Selain itu, lanjut dia, akses jalan utama menuju pintu utama kawasan wisata Gunung Papandayan kini mudah dicapai dengan kondisi jalan yang bagus dilalui bus.

"Mereka dapat informasi bahwa Papandayan sekarang sudah dikelola lebih bagus, bus yang dulu katanya tidak bisa ke sini, sekarang sudah bisa," katanya.

Selain wisatawan asing, kata dia, wisatawan lokal dari berbagai daerah di Jawa maupun Bali ramai berdatangan ke Gunung Papandayan.

Meningkatnya kunjungan wisatawan itu, kata dia, perusahaan telah mempersiapkan diri dengan menambah fasilitas keamanan dan kenyamanan pengunjung. "Kita pasti siapkan untuk kenyamanan pengunjung," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA