Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

PPNI Terapkan Standar Diagnosa Keperawatan Bertaraf Internasional

Sabtu 31 Des 2016 17:40 WIB

Rep: dyah ratna meta novia/ Red: Budi Raharjo

perawat indonesia

perawat indonesia

Foto: ANTARA/Wahyu Putro A

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadillah mengatakan, PPNI membuat standar diagnosa keperawatan Indonesia yang mengacu pada standar global bertaraf internasional.

"PPNI membuat standar diagnosa yang kerangka kerjanya mengacu pada standar global atau internasional. Ini penting dilakukan," katanya, Sabtu, (31/12).

Praktik keperawatan, ujarnya, dilaksanakan berdasarkan standar profesi yang dilaksanakan oleh organisasi profesi, standar pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah dan standar prosedur operasional yang dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan serta kode etik yang diterapkan oleh organisasi profesi.

Kemandatan standar diagnosa keperawatan sangatlah bermanfaat bagi penerapan fasilitas pelayanan kesehatan. Juga perhitungan pembiayaan kesehatan dan perawat.

Manfaat kemandatan standar diagnosa, terang Harif, bagi fasilitas pelayanan kesehatan akan  ketersediaan standar untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan pasien terhadap pelayanan yang diberikan perawat. Ini juga menjadi alat ukur keberhasilan keperawatan pasien.

Bagi pembiayaan kesehatan dengan  adanya kemandatan diagnosa keperawatan dapat menjadi aspek penghitungan biaya perawatan yang baik dan tersistem.

Bagi perawat, ujar Harif, dengan kemandatan diagnosa tersebut dapat memacu profesionalitas sesuai standar internasional. Jika sudah masuk sistem asuransi menjadi dasar penghargaan terhadap jasa pelayanan yang diberikan perawat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA