Senin, 15 Safar 1441 / 14 Oktober 2019

Senin, 15 Safar 1441 / 14 Oktober 2019

Kapolri: Operasi Tinombala Diperpanjang Hingga April

Rabu 04 Jan 2017 17:37 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Bayu Hermawan

Operasi Tinombala

Operasi Tinombala

Foto: Youtube

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan Operasi Tinombala akan diperpanjang hingga April 2017. Hal tersebut dilakukan karena masih ada 10 terduga teroris jaringan Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) yang bersembunyi di pegunungan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Akan berlanjut sampai dengan bulan April," ujarnya di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/1).

Tito menjelaskan perpanjangan masa pencarian anggota teroris pimpinan Santoso ini berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya. Tito mengatakan, meski pimpinan MIT dan juga Ali Kalora yang diduga akan mengantikan Santoso telah tertangkap, namun masih ada 10 anggota kelompok yang belum tertangkap dan menyerahkan diri.

Di antara 10 terduga teroris tersebut, lanjutnya dia, ada terduga teroris yang harus segera dikejar. Dia adalah Firdaus alias Daus alias Barok. "Yang sadis itu Barok, nah itu kita akan kejar dia," tegas Tito.

Untuk diketahui, perpanjangan Operasi Tinombala ini sudah yang ke-empat kalinya. Pertama dibentuk awal Januari hingga Mei 2016, kemudian diperpanjang hingga Agustus 2016, dan Oktober 2016, sampai kini diperpanjang lagi Januari 2017 hingga April. Bahkan Operasi Tinombala sendiri melanjutkan operasi sebelumnya yakni Camar Maleo di tahun 2015.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA