Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Kostrad Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal di Perbatasan

Rabu 04 Jan 2017 19:01 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Muhammad Hafil

Raider Kostrad menyelenggarakan kegiatan Latihan Dalam Satuan (LDS) yang menitikberatkan pada kemampuan melaksanakan Operasi Mobil Udara (Mobud). di Lapangan Besole, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Rabu (21/12),

Raider Kostrad menyelenggarakan kegiatan Latihan Dalam Satuan (LDS) yang menitikberatkan pada kemampuan melaksanakan Operasi Mobil Udara (Mobud). di Lapangan Besole, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Rabu (21/12),

Foto: dok.Penkostrad

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK --  Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Para Raider 502 Kostrad (Komando Strategis Angkatan Darat), kembali menggagalkan barang ilegal yang diselundupkan dari Malaysia. Kali ini penyeludupan melalui jalan tikus ilegal di wilayah Badau, Kalimantan Barat, berupa 1 unit mobil Perodua Kembara Nopol QMS 4459.

Komandan Satgas Yonif Para Raider 502 Kostrad Mayor Inf Febi Triandoko menyampaikan kronologi penangkapan berawal pada hari Sabtu tanggal (31/12) pukul 13.20 WIB. "Saat itu SGI Tim V/KH mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pada malam tahun baru akan ada penyelundupan mobil dari Malaysia melewati jalur illegal yang belum diketahui posisinya," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (4/1). 

Selanjutnya dilaksanakan koordinasi dengan Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502 Kostrad. Tim Intelrem 121/ABW dan Unit Inteldim 1206/PSB, kemudian dilakukan pendalaman serta penyelidikan kebenaran informasi tersebut.

Kemudian pada Ahad (1/01) pukul 03.00 WIB tim gabungan melaksanakan patroli ke jalan – jalan tikus ilegal di wilayah Kecamatan Badau, yang diperkirakan menjadi jalan kendaraan roda empat. Pukul 04.30 WIB di Dusun Perumbang, Desa Kekurak, Kecamatan Nanga Badau tim gabungan mendengar suara kendaraan dan sorotan lampu.

"Selanjutnya Tim Gabungan melaksanakan pengejaran arah suara kendaraan dan sorotan lampu tersebut," ujarnya.

Ketika Tim Gabungan mendekati kendaraan tersebut dari jarak 200 Meter, seorang yang tidak dikenal terlihat sedang berusaha mendorong kendaraan mobil Malaysia dengan Nopol QMS 4459, keluar dari jebakan lumpur. Saat petugas mendekati, orang tersebut malah melarikan diri beserta seorang sopir. 

Lalu petugas melakukan pengejaran, namun kedua tersangka kabur dan menghilang ke perkebunan sawit di wilayah Malaysia. Sehingga Tim Gabungan menghentikan pengejaran.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua buah senjata tajam yang berada di dalam mobil. Selanjutnya diamankan di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502 Kostrad. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA