Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Kebijakan BBM Untungkan Pariwisata Raja Ampat

Selasa 10 Jan 2017 07:48 WIB

Red: Indira Rezkisari

Kapal fery melintas di kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (4/6).

Kapal fery melintas di kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (4/6).

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, SORONG -- Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Yusdi Lamatenggo mengatakan tarif pariwisata di daerah itu tinggi dipengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) yang tinggi.

"Sebagian besar wilayah Kabupaten Raja Ampat adalah perairan dan pulau-pulau yang hanya dapat dijangkau dengan transportasi laut," kata Yusdi Lamatenggo, di Sorong, Selasa (10/1). Dia mengatakan bahwa untuk menjangkau setiap pulau destinasi wisata di Kabupaten Raja Ampat membutuhkan banyak bahan bakar minyak, mengingat jarak satu pulau ke pulau yang lain serta ibu kota kabupaten sangat jauh.

"Harga bahan bakar minyak di Kabupaten Raja Ampat cukup tinggi, serta terkadang langka, sehingga tarif pariwisata pun menjadi tinggi," ujarnya lagi. Ia menyampaikan, kebijakan Presiden Joko Widodo memberlakukan BBM satu harga tentunya sangat bermanfaat bagi Kabupaten Raja Ampat karena akan menurunkan tarif wisata.

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dalam hal ini Dinas Perhubungan tahun ini memprogramkan angkutan reguler atau angkutan umum penghubung pulau terutama pulau-pulau destinasi wisata di sini. Menurut dia, transportasi reguler tersebut akan membantu menurunkan tarif pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, mengingat wisatawan mancanegara maupun lokal dapat menggunakan transportasi reguler itu tanpa harus sewakan speedboat dengan harga yang tinggi.

"Transportasi reguler atau taksi laut penghubung pulau itu pula akan memudahkan masyarakat lokat mendistribusikan hasil perikanan dan perkebunan untuk menunjang pariwisata," kata dia lagi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA