Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Pemkot Depok Komitmen Pertahankan Lahan Pertanian

Jumat 13 Jan 2017 18:05 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah

Lahan pertanian, salah satu faktor penopang ketahanan pangan nasional (ilustrasi)

Lahan pertanian, salah satu faktor penopang ketahanan pangan nasional (ilustrasi)

Foto: banten.go.id

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Geliat pembangunan di Kota Depok, diimbangi komitmen Pemerintah Kota Depok yang tetap mempertahankan lahan pertanian. Saat ini saja, setidaknya masih tersedia 10 persen lahan pertanian yang bisa dimanfaatkan petani untuk menggarap tanaman.

Upaya mempertahankan lahan pertanian ini selain untuk melestarikan hasil bumi, juga diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat seiring berkembangnya usaha pertanian. "Saat ini ada 10 persen lahan yang bisa kita manfaatkan dan kita jaga. Namun melihat tanah yang tidak dimanfaatkan nampaknya masih jauh lebih luas, persoalan itu milik siapa dan boleh tidaknya dimanfaatkan lahannya itu kan kita tidak tahu. Kami berharap, tanah investor tersebut bisa kita manfaatkan, karena hasilnya cukup menjanjikan," ujar Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna saat membuka kegiatan Pasar Tani 2017 di halaman Balai Kota Depok, Jumat (13/1).

Pradi mengatakan, selain daerah Tapos, tanah yang masih tersisa dan bisa dimanfaatkan untuk pertanian adalah daerah Sawangan dan Limo. Sedangkan untuk lahan yang kritis yaitu Beji. Untuk itu pihaknya terus mendorong dan mendukung petani agar melestarikan serta mempertahankan hasil budidaya baik hasil pertanian maupun perikanan.

"Yang ingin kami kedepankan, tanah pinjam milik investor. Kita buat lahan hortikultura karena bisa cepat panen. Artinya dari Pemkot juga akan mengawal dari awal sampai akhir. Mulai dari pendistribusian dan penjualan dibantu Pemkot melalui UMKM yang sedang kita galakkan," tuturnya.

Pradi juga berharap dukungan semua pihak agar Pemkot Depok dapat mewujudkan semua program untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat Depok, salah satunya program Depok Sahabat Petani.

Pradi juga berterimakasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Depok yang telah membantu terselenggaranya kegiatan Pasar Tani 2017 yang mendapat sambutan antusias pengunjung.

"Mari jadikan momentum ini sebagai ajang silaturahmi, serta langkah awal dimulainya kegiatan Pasar Tani di lingkungan Kota Depok untuk tahun 2017 ini. Semoga kita bisa mendapatkan produk pertanian yang sehat, segar dan murah. Dengan adanya Pasar Tani ini diharapkan produksi pertanian peternakan dan perikanan di Kota Depok akan alami peningkatan yang  signifikan dan berujung pada meningkatnya taraf kesejahteraan para petani," kata Pradi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA