Sabtu, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Sabtu, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Wiranto Minta Kepala Daerah Data Kawasan Perbatasan Berstatus Rawan

Selasa 17 Jan 2017 14:32 WIB

Rep: Dian Erika/ Red: Angga Indrawan

Jaksa Agung HM Prasetyo berbincang dengan Menkopolhukam Wiranto sebelum Rapat Terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/11).

Jaksa Agung HM Prasetyo berbincang dengan Menkopolhukam Wiranto sebelum Rapat Terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/11).

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Wiranto, meminta kepala daerah untuk mendata daerah perbatasan yang berstatus rawan. Pemerintah rencananya akan mendorong prajurit TNI bermukim di kawasan perbatasan.

Menurut Wiranto, pihaknya saat ini sudah meminta para gubernur, walikota dan bulati di seluruh Indonesia untuk pendataan perbatasan rawan. "Dalam pendataan sekaligus dikaitkan apakah daerah itu nantinya layak ditempati oleh para prajurit TNI. Syukur-syukur kalau daerahnya potensial untuk lahan pertanian,'' ujar Wiranto di Jakarta, Selasa (17/1). 

Dia melanjutkan pemerintah berencana mendorong prajurit TNI untuk bermukim di wilayah perbatasan. Rencana ini sebelumnya telah dibahas dengan kementerian dan lembaga terkait. Pihaknya berharap rencana ini dapat segera direalisasikan. 

Rencana tersebut sejalan dengan program pemerintah membangun Indonesia dari daerah pinggiran. Penempatan TNI dirasa penting mengingat ancaman keamanan yang kian multidimensional. 

"Ancaman seperti terorisme, kapitalisme, narkoba, illegal logging, human trafficking ini akan terus ada. Dengan adanya  satu konsep baru, di mana militer berada di perbatasan  maka otomatis akan menumbuhkan satu kehidupan baru di perbatasan," tutur Wiranto. 

Selain menjaga keamanan, keberadaan prajurit akan menghidupkan perekonomian setempat. "Artinya akan dibangun puskesmas, pasar, tempat ibadah, serta keamanan terjamin. Tujuan akhirnya adalah pemerataan masyarakat," tambahnya. 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA