Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Dukung Pariwisata, Basarnas Operasikan Kapal di Raja Ampat

Rabu 18 Jan 2017 05:43 WIB

Red: Hazliansyah

Kapal fery melintas di kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (4/6).

Kapal fery melintas di kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (4/6).

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI -- Badan SAR Nasional (Basarnas) segera mengoperasikan kapal untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di Raja Ampat, Papua Barat.

"Raja Ampat sudah menjadi idola wisatawan. Pemerintah pun telah menetapkan Raja Ampat sebagai satu dari sepuluh daerah pengembangan pariwisata ke depan," kata Kepala Basarnas FHB Sulistyo saat berkunjung ke kantor Basarnas Manokwari, Selasa.

Dia menyebutkan, Basarnas harus cepat menangkap kebijakan Presiden Joko Widodo atas pengembangan pariwisata di Indonesia. Di sisi lain, pihaknya harus memberikan pelayanan yang baik di setiap daerah.

"Apalagi di Raja Ampat, pelayanan tim SAR tentu sangat diharapkan untuk mendukung program pariwisata di daerah tersebut. Sebab, kenyamanan dan keselamatan menjadi pertimbangan bagi setiap pengunjung baik wisatawan asing maupun dalam negeri," ujarnya.

Dia menjelaskan, sebagian besar wilayah Raja Ampat adalah bahari. Potensi kecelakaan di perairan laut cukup tinggi di daerah tersebut.

Sebagian besar perairan di wilayah Papua dan Papua Barat merupakan laut dalam, termasuk Raja Ampat. Di sisi lain, kondisi gelombang atau ombak di wilayah tersebut cukup fluktuatif.

"Kami ini, dalam bekerja memberikan pertolongan Tim SAR dilengkapi peralatan yang memadai. Sudah tidak zaman kita mengandalkan kekuatan fisik," ujarnya lagi.

Sulistyo mengutarakan, kapal yang akan dioperasikan tersebut adalah kapal berukuran cukup besar berbahan aluminium dengan panjang 40 meter.

Selain meningkatkan kualitas layanan pariwisata, kehadiran kapal, kata dia berharap dapat memberi manfaat bagi warga Raja Ampat yang selama ini melaksanakan aktivitas di laut.

"Kapal ini buatan anak negeri dan diproduksi di Batam. Ukuranya cukup besar, dilengkapi perlatan serta bisa menampung hingga 100 orang," pungkasnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA