Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Saksi Fakta: Kunjungan Ahok kok Bahas 'Dibohongi Al-Maidah'

Selasa 07 Feb 2017 13:40 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Bilal Ramadhan

Terdakwa kasus penistaan agama Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) di ruang sidang di Auditorium Kementan Jakarta, Selasa (7/2).

Terdakwa kasus penistaan agama Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) di ruang sidang di Auditorium Kementan Jakarta, Selasa (7/2).

Foto: Antara/Isra Triansyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua saksi fakta dihadirkan dalam persidangan ke sembilan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (7/2). Saksi Fakta, Sahbudin warga Pulau Pramuka yang dihadirkan mengaku kecewa atas kehadiran Gubernur DKI saat itu.

Menurutnya Ahok yang ke Pulau Pramuka pada saat itu seharusnya membahas soal perikanan dan kesejahteraan warga Pulau Seribu tapi berujung perkataan dibohongi pake surah Al-Maidah ayat 51.

"Saya kecewa sama pak Ahok karena tidak tepat kunjungan kok membahas dibohongi Al-Maidah," ujarnya di muka persidangan, Selasa (7/2).

Sebelumnya, Hakim menanyakan soal kehadiran saksi dan soal acara yang dilakukan Ahok di Pulau Pramuka. Saksi pun membenarkan kehadirannya dan acara yang disampaikan, namun pada saat acara di lokasi saksi mengaku tidak begitu memperhatikan  perkataan langsung ahok.

Tapi kemudian setelah acara tersebut saksi Sahbudin mengaku diperlihatkan rekaman video ulang soal perkataan ahok dari ponsel milik saksi pertama Zaenudin. "Saya diperlihatkan lagi videonya di Muara Angke," kata dia.

Dari situlah saksi mengaku mengetahui perkataan Ahok soal kata 'dibohongi pakai Al-Maidah ayat 51'. Kemudian saksi juga mengaku semakin yakin ada yang tidak benar dari pidato Ahok tersebut setelah mendengar dari acara kuliah shubuh dari Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Dari situlah Sahbudin mengaku kecewa kenapa Ahok berbicara seperti itu, termasuk perkataan jangan mau dibohongi Al-Maidah ayat 51.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA