Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Muaragembong Banjir, Beberapa TPS Dipindah Lokasi

Senin 13 Feb 2017 15:54 WIB

Rep: Kabul Astuti/ Red: Nidia Zuraya

Pilkada Bekasi

Pilkada Bekasi

Foto: wartakotalive

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sejumlah lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terendam banjir akibat luapan Sungai Ciliwung, Senin (13/2). KPU Kabupaten Bekasi sedang berupaya memindahkan TPS-TPS tersebut ke tempat yang lebih aman.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik menyampaikan ada dua lokasi TPS di Kecamatan Muaragembong yang tergenang banjir dan akan dipindah lokasi. Salah satunya, TPS 5 Desa Pantai Bahagia dan TPS 2 Desa Jayasakti, Kecamatan Muaragembong.

"Pemindahan lokasi tersebut adalah hasil keputusan rapat di kantor PPK yang dihadiri oleh PPS dan Panwascam dan PPL yang bersangkutan. Kondisi di sana darurat. Pemindahan lokasi TPS tersebut dampak pasang air laut dan luapan air sungai Citarum," kata Idham Holik, kepada Republika, Senin (12/2).

Idham menuturkan, TPS 5 Desa Pantai Bahagia Kecamatan Muaragembong semula hendak dipindahkan ke halaman Masjid Salafiah al Huda RT 03/02 Desa Pantai Bahagia. Penyelenggara sempat kesulitan mencari tempat lain yang representatif dan aman dari banjir.

Setelah berbagai pertimbangan, kemudian dipindahkan ke ruang perpustakaan lembaga sosial Gerakan Nurani Indonesia (GNI) di Kampung Beting RT 03/RW 02, Desa Pantai Bahagia. Lokasinya tidak jauh dengan lokasi awal TPS sebelum dipindahkan.

Idham menjelaskan, luas ruangan perpustakaan GNI berukuran 6 x 8 meter dengan pencahayaan atau penerangan yang bagus. Lokasi ini dianggap cukup representatif dan memiliki aksebilitas memadai untuk proses pemungutan suara. "Jadi pemindahan ke halaman masjid dibatalkan," ujar Idham.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi ini melanjutkan, TPS 2 Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong yang awalnya berada di halaman SDN Jayasakti 04, juga dipindahkan ke halaman SMPN 2 Muaragembong. Jarak antara TPS lama dan TPS setelah dipindahkan sekitar 100 meter.

Lanjut Idham, TPS tersebut merupakan lokasi monitoring Pemda Kab Bekasi. TPS 2 Desa Jayasakti terpaksa dipindah sebab kondisinya becek. Pihaknya akan berkoordinasi dengan PPK tiap kecamatan untuk memastikan kondisi 3985 TPS di Kabupaten Bekasi jelang pemungutan suara.

Ketua PPK Muaragembong, Sugianto, menjelaskan pemindahan kedua TPS dilakukan menyusul luapan Sungai Citarum, Senin (13/2). Air menggenang setinggi pergelangan kaki orang dewasa. Dikhawatirkan, pada hari pemungutan suara 15 Februari 2017 mendatang kondisi air belum surut.

"Kali Citarum meluap hingga terjadi banjir setinggi 30 sentimeter di beberapa lokasi sejak pagi ini. Untuk sementara, di TPS lain masih bisa digunakan, walaupun banjir," ujar Sugianto.

Panwaslu Kabupaten Bekasi menyebut, Kecamatan Muaragembong dan Pebayuran merupakan dua wilayah dengan aspek kerawanan akibat bencana alam yang berasal dari luapan air pasang. Di Kecamatan Muaragembong, tercatat total ada 62 TPS untuk memfasilitasi enam desa dan 29.307 Daftar Pemilih Tetap (DPT).


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA