Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Kasus AIDS di Sukabumi Tempati Peringkat Tujuh

Jumat 21 Apr 2017 16:42 WIB

Rep: Riga Iman/ Red: Winda Destiana Putri

HIV/AIDS

HIV/AIDS

Foto: pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Peringkat kasus HIV dan AIDS di Kota Sukabumi terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini kasus AIDS di Kota Sukabumi menempati peringkat tujuh di Jawa Barat.

"Pertumbuhan kasus HIV dan AIDS terus mengalami peningkatan," ujar Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi Achmad Fahmi Kamis (20/4). Hal ini disampaikan dalam seminar sehari selamatkan generasi muda dari HIV dan AIDS yang digelar KPA Kota Sukabumi di aula Universitas Muhammadiyah Sukabumi (Ummi).

Fahmi menuturkan, peningkatan kasus ini terlihat dari peringkat kasus HIV dan AIDS. Di mana, peringkat kasus HIV di Kota Sukabumi di posisi 13 untuk Jawa Barat. Sementara untuk kasus AIDS menempati peringkat 7 di Jabar.

Fakta tersebut ujar Fahmi harus menjadi perhatian dari semua pihak. Caranya lanjut dia dengan menggiatkan gerakan pencegahan dan sosialisasi bahaya HIV dan AIDS kepada semua kalangan.

Ditambahkan Fahmi, upaya pencegahan dan penanganan HIV dan AIDS merupakan gerakan bersama dan massif bukan individual. Langkah ini sambung dia untuk menekan kasus baru HIV dan AIDS

Rektor Ummi Sakti Alamsyah mengatakan, Ummi telah menjadi kampus peduli HIV AIDS. "Kami berperan dalam fasilitator pencegahan dan sosialisasi bahaya penyebaran HIV," cetus dia.

Hal ini ujar Sakti dikarenakan rentannya penyebaran HIV ke semua kalangan termasuk mahasiswa. Oleh karena itu lanjut dia mahasiswa didorong untuk peduli pada masalah HIV dan mencegah perilaku yang rawan menyebarkan penyakit tersebut.

Sakti mengungkapkan, dari data yang ada jumlah kasus HIV dan AIDS sebagian diantaranya dialami oleh kaum wanita. Fenomena ini kata dia harus menjadi perhatian serius.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA