Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Pemerintah Kaji Pembubaran Ormas Anti-Pancasila

Jumat 05 Mei 2017 16:45 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Angga Indrawan

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah masih mengkaji wacana pembubaran ormas yang tak sesuai dengan asas Pancasila. Menanggapi wacana pembubaran ormas anti-Pancasila ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkannya kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

"Ya nanti yang mau dikalkulasi Menkopolhukam dilihat payung hukumnya. Nanti ditunggu saja," kata Jokowi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5).

Namun, kata dia, keberadaan ormas seharusnya tak mengganggu ketertiban dan keamanan negara. Jika terdapat ormas yang berpotensi mengganggu keamanan, sambung Jokowi, maka Menkopolhukam yang akan memutuskan untuk menindaklanjuti ormas tersebut.

"Tidak ganggu yang lain, bisa jaga ketertiban, keamanan kota negara. Kalau sudah dirasa mengganggu, nah itu yang ingin saya kira dilakukan sesuatu oleh Menkopolhukam," kata Jokowi.

Kendati demikian, Jokowi mengaku belum mengetahui langkah apa yang akan diambil untuk menindaklanjuti ormas antiPancasila tersebut. "Belum tahu akan dilakukan apa," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA