Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Komisi III DPR: Hak Angket KPK Tetap Berjalan

Jumat 19 Mei 2017 15:23 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani

Anggota Komisi III DPR dari fraksi PPP, Asrul Sani.

Anggota Komisi III DPR dari fraksi PPP, Asrul Sani.

Foto: Antara/Resno Esnir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Meski banyak fraksi yang menolak Hak Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tapi seluruh anggota Komisi III DPR RI sejatinya menyetujui angket tersebut. Menurut anggota Komisi III DPR, Asrul Sani, dirinya tetap konsisten dengan apa yang telah disepakati di komisi. “Ingat ya soal angket ini seluruh anggota di Komisi III DPR RI ini sebagai pribadi-pribadi anggota DPR RI itu menyepakati angket itu. Dan saya harus konsisten dengan apa yang sudah diputuskan di Komisi III DPR RI," kata Asrul, Jumat (19/5).

Terlepas dari apapun nanti keputusan fraksinya, Komisi III DPR berpendapat Panita Khusus (Pansus) Hak Angket KPK tetap bisa berjalan walau ada fraksi yang tetap tidak mengirim wakilnya. Alasannya, Komisi III DPR memiliki pemahaman sendiri terkait ketentuan di Undang-undang MD3 atau pun di Tata Tertib (Tatib) DPR itu.

Yaitu, Pansus Angket terdiri atas seluruh fraksi atau masing-masing punya hak untuk mengirimkan wakilnya. Namun seandainya tidak ada yang menggunakan haknya mengirimkan wakilnya maka itu tidak berarti panitia angketnya tidak bisa dibentuk. "Itu pendapat yang berkembang yang kami sepakati di Komisi III DPR RI seperti itu, sebagai Komisi yang mengusulkan Hak Angket KPK," tambanya.

Selanjutnya, Asrul berharap agar fraksi-fraksi perlu untuk duduk bermusyawarah kembali. Kata dia, musyawarah membahas Hak Angket KPK itu bisa dilakukan di Rapat Bamus berikutnya atau di rapat musyawarah pengganti Bamus itu, untuk membahas langkah-langkah yang harus dilakukan terhadap kelanjutan angket tersebut. "Saya kira rapat Bamus kemarin belum membahas angket, Rapat Bamus kemarin membahas soal Paripurna pembukaan kemarin dan Paripurna hari ini," tutur politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler