Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Ditabrak Tongkang, Jembatan Ampera Disiapkan Asuransi Rp 150 Juta

Jumat 19 Mei 2017 16:10 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Andi Nur Aminah

Anggota Komisi IV DPRD Sumatra Selatan meninjau langsung kondisi Jembatan Ampera setelah ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara

Anggota Komisi IV DPRD Sumatra Selatan meninjau langsung kondisi Jembatan Ampera setelah ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara

Foto: Maspriel Aries/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, PALMEBANG -- Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Kurniawan usai melakukan pertemuan dengan PT Pelindo menjelaskan, Manajer Kepanduan PT Pelindo telah berkordinasi dengan pihak asuransi yang berasal dari Singapura untuk melakukan investigasi kasus tertabraknya tiang jembatan Ampera oleh kapal tongkang pengangkut batu bara. Kapal tongkang bernomor TB-Tanjung Buyut 2-212 Palembang (ARK 04, GT 3346 No 501/Ab 2013 Baru No 3286 /L) menabrak fender dan tiang jembatan tersebut, Rabu (17/5) lalu.

Menurut Kurniawan, PT Pelindo dan pihak asuransi menyatakan siap bertanggung jawab terhadap kerusakan yang terjadi pada tiang jembatan Ampera akibat tabrakan tersebut. “PT Pelindo bersama perusahaan asuransi sudah siapkan dana jaminan sebesar Rp 150 juta,” ujarnya, Jumat (19/5).

Manajer Kepanduan PT Pelindo II Tedi Gunawan menyatakan, siap bertanggung jawab atas kelalaian yang menimbulkan kerusakan pada fender (pelindung tiang jembatan). Juga siap memberikan jaminan berdasarkan Perda Kota Palembang Nomor 14 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Transportasi Air pasal 106.

Pasal 106 menyebutkan ketentuan kapal/tongkang yang melintasi bawah jembatan Ampera, yaitu tinggi maksimum muatan delapan meter, bagian atas muatan harus rata, wajib dipandu, berlayar pada siang hari serta maksimum panjang tongkang 300 feet dengan lebar 28 meter. Selain itu ketentuannya ditarik oleh tug boat dengan daya M/E minimal 1.765 KW dan tug boat pertama dorong minimal 1.761 KW.

Adapun kronologis peristiwa tabrakan tersebut menurut penjelasan Kasat Pol Air Polresta Palembang Kompol Christoper Panjaitan, setelah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi awak kapal tug boat memperoleh keterangan, penyebab tabrakan itu karena mesin dan baling-baling tug boat pemandu mengalami kerusakan, sehingga tongkang terbawa arus dan menabrak tiang jembatan Ampera.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA