Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Dua Wisatawan Hilang Digulung Ombak di Pantai Garut

Selasa 27 Jun 2017 11:30 WIB

Rep: Djoko Suceno/ Red: Bilal Ramadhan

Ilustrasi Orang Tenggelam

Ilustrasi Orang Tenggelam

Foto: pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Dua wisatawan lokal asal Kabupaten Bandung hilang tergulung ombak Pantai Kampung Cisereh, Desa Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti, Kabulaten Garut, Senin (26/6) sekitarbpukul 16.30 WIB. Kedua korban yaitu, Rama (25 tahun) dan Aji (15) keduanya, warg Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung tergulung ombak saat berenang di pantai yang terkenal dengan ombaknya yang besar.

"Korban berenang melebihi batas area terlarang," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Yusri Yunus kepada para wartawan, Selasa (27/6).

Menurut keterangan keluarga korban, kedua wisatawan lokal tersebut tengah berwisata di pantai tersebut. Sesampainya di pantai selatan Kabupaten Garut, keduanya berpisah dari keluarganya. Mereka kemudian berenang di Pantai Kampung Cisereh.

Setelah beberapa lama, keluarga korban mencarinya namun hanya menemukan pakaian kedua korban yang tergeletak di tepi pantai. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Polsek Mekarmukti kemudian melakukan koordinasi dengan instansibterkait untuk melakukan pencarian.

"Tim SAR gabungan yang dibantu nelayan dan warga setempat menyisir pantai tersebut. Namun kedua korban belum ditemukan," ujar Yusri.

Terjadinya kecelakaan laut di pantai tersebut, sambung Yusri, lantaran korban melanggan aturan dengan benang melewati batas yang telah di tentukan. Menurut Yusri, kawasan pantai tersebut tak bisa dipakai berenang karena ombaknya yang cukup besar. Namun larangan yang dibuat penjaga pantai tersebut dilanggarnolehnpara wisatawan.

"Kami imbau kepada masyarakat agar mematuhi larangan yang dibuat penjaga pantai," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA