Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Menhan Waspadai Ransomware yang Ancam Keamanan Nasional

Kamis 13 Jul 2017 09:31 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Dwi Murdaningsih

Ransomware

Ransomware

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Dunia sedang dihadapkan pada ancaman virus malware ransomware. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu terus mewaspadai serangan ransomware yang menurutnya dapat menganggu stabilitas keamanan negara.

"Ini dapat mempengaruhi nkemananan nasional," kata Menhan RI di Bogor, kemarin.

Bagi siapa pun, termasuk entitas pemeritah, virus ini menurutnya sangat merugikan. Virus menganggu kinerja seluruh organisasi.

Virus menyasar file yang sangat penting atau memuat informasi sensitif, tentu mengancam pertahanan negara. Ransomware, Menhan mengatakan, dimodifikasi untuk mengintip isi file.

"Kalau komputer berisi informasi penting negara, jika sangat terpaksa, pengguna mau tidak mau memberi sejumlah uang yang nilainya tak sedikit," kata Menhan.

Ransomware dirancang khusus memeras para pengguna, pemlik data di komputer, bertujua mengunci file dan meminta sejumlah uang untuk menumbuhkan rasa frustasi yang besar. Karena pengguna komputer tidak dapat mengakses yang dikerjakannya.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA