Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Penjelasan Nurul Arifin Soal Kondisi Kesehatan Setya Novanto

Senin 18 Sep 2017 14:43 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Bilal Ramadhan

Nurul Arifin

Nurul Arifin

Foto: ROL/Fian Firatmaja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto akan tidak memenuhi panggilan KPK yang kedua sebagai tersangka dalam kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, Senin (18/9). Sebab Novanto hari ini dikabarkan dijadwalkan akan menjalani tindakan medis dengan operasi di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

"Saat ini bapak sudah berada di Cardiac Ward RS Premier. Kami berharap yang terbaik untuk bapak," jelas Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar, Nurul Arifin dalam keterangannya, Senin (18/9).

Menurut Nurul mengatakan bahwa vertigo Ketua Umum Partai Golkar tersebut masih terasa di sebelah kanan kepala. Sehingga Ketua Umum Partai Golkar itu harus masuk ruang Angiogragi. Hal itu, lanjut Nurul, untuk dilakukan tindakan katerisasi yang direkomendasikan pasca pemeriksaan MSCT atau Calcium score.

"Operasi dilakukan karena sebelumnya sudah ditemukan juga adanya plak di jantung," tambah Nurul.

Maka dengan kondisi seperti ini, menurut Nurul, kemungkinan Novanto tidak akan hadir memenuhi pemeriksaan oleh KPK pada panggilan kedua baginya. Pada panggilan pertama Novanto juga tidak hadir dengan alasan sakit dan menjalani perawatan di sebuah rumah sakit yang berbeda.

Sebelumnya, lembaga antirasuah itu menetapkan Novanto sebagai tersangka keempat korupsi KTP-el. KPK menduga Novanto menguntungkan dan memperkaya diri sendiri sehingga menyebabkan kerugian negara Rp 2.3 triliun dari paket pengadaan Rp 5.9 triliun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA