Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

BNPT Cegah Bertambahnya WNI Hongkong Gabung ISIS

Rabu 27 Sep 2017 20:34 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Andri Saubani

Ketua BNPT Suhardi Alius

Ketua BNPT Suhardi Alius

Foto: BNPT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencegah bertambahnya WNI yang bergabung dengan ISIS di Hongkong. Puluhan WNI yang merupakan buruh migran diketahui bergabung dengan kelompok teror ISIS. Menurut Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius, rata-rata buruh migran itu terpengaruh radikalisme melalui internet.

"Sekarang ada mainan gagdet, sehingga mudah terinfiltrasi dengan doktrin-doktrin itu, kami memberikan masukan ke konsulat jenderal di sana bahwa ada langkah-langkah, kita bisa mengenal contoh yang biasa kumpul di Victoria Park," kata Kepala BNPT Suhardi Alius di Jakarta, Rabu (27/9).

BNPT melakukan sosialisasi di Hongkong terkait pencegahan penyebaran radikalisme. Dia mengatakan ada setidaknya 154 ribu WNI di Hongkong dan tak kurang dari lima ribu WNI di Macau, kawasan Cina. "Kita sampaikan ke mereka agar ada langkah pencegahan. Saya baru kembali dari Hongkong, di sama dalam tataran rentan. Mencegah lebih bagus dari penindakan," katanya menambahkan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA