Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Sukabumi Jadikan Palabuhanratu Sentra Kegiatan Pariwisata

Kamis 09 Nov 2017 11:01 WIB

Rep: Riga Nurul/ Red: Winda Destiana Putri

Suasana objek wisata Curug (air terjun) Sodong di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (23/4). Curug Sodong merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terletak di dalam kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Suasana objek wisata Curug (air terjun) Sodong di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (23/4). Curug Sodong merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terletak di dalam kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Foto: Antara/Budiyanto

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemkab Sukabumi akan menjadikan kawasan Palabuhanratu sebagai sentra kegiatan pariwisata dan budaya. Pasalnya, dari tempat tersebut bisa mengakses sejumlah lokasi wisata dan budaya yang ada di sekitarnya.

"Palabuhanratu akan didorong menjadi sentra kegiatan pariwisata, budaya, dan semua kegiatan lainnya," ujar Bupati Sukabumi Marwan Hamami kepada wartawan Kamis (9/11). Penetapan ini terang dia karena wilayah tersebut menjadi areal pendistribusian orang yang akan menuju sejumlah destinasi wisata dan budaya di Sukabumi.

Misalnya terang Marwan, jika pengunjung ingin ke desa adat dan geopark Ciletuh maka harus melalui atau singgah di Palabuhanratu. Pendistribusian wisatawan ini kata dia juga akan berdampak pada daerah tetangga yakni Kota Sukabumi.

Ditambahkan Marwan, Sukabumi juga akan menjadi kawasan ekonomi khusus misalnya di Cikidang. Di daerah tersebut terang dia ada pengusaha yang menyiapkan lahan sekitar 800 hektare untuk pengembangan kawasan.

Marwan menuturkan, pengembangan kawasan selatan Jawa ini secara nasional mulai Tanjung Lesung, Sukabumi, Pangandaran, Cilacap hingga Banyuwangi. "Kawasan ini nantinya aakan terintegrasi," imbuh dia.

Pemkab Sukabumi ungkap Marwan turut berkontribusi secara maksimal mendorong koneksivitas selatan Jawa yang digaungkan pemerintah pusat. Hal ini lanjut dia karena pembangunan ini menyangkut pertumbuhan daerah. Terlebih lanjut dia potensi sumber daya alam saat ini belum memberikan kontribusi yang maksimal karena kendala infrastruktur.

sumber : Center
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA