Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Anggarkan Rp40,51 Triliun, Ini 8 Program Unggulan Anies-Sandi

Rabu 15 Nov 2017 22:37 WIB

Rep: Sri Handayani/ Red: Bayu Hermawan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) seusai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/11).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) seusai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/11).

Foto: Antara/Aprillio Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI telah menyepakati alokasi anggaran untuk program-program prioritas dan pencapaian visi dan misi Gubernur Anies Baswesan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Dana sebesar Rp 40,51 triliun ini masuk dalam komponen belanja langsung.

"Sedangkan untuk belanja langsung dialokasikan sebesar Rp 40,51 triliun, yang dialokasikan untuk belanja yang dititikberatkan pada arah pemenuhan belanja prioritas dalam pencapaian visi dan misi Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2022," kata Anies dalam pidato yang disampaikan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/11).

Adapun total belanja daerah DKI 2018 direncanakan Rp.71,16 triliun. Jumlah ini meningkat 11,87 persen dibandingkan dengan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2017 sebesar Rp.63,61 triliun.

Alokasi ini terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung. Belanja tidak langsung dialokasikan sebesar Rp.30,65 triliun, meliputi belanja pegawai sebesar Rp.20,12 triliun, belanja bunga sebesar Rp.50,52 miliar, belanja subsidi sebesar Rp.4,21 triliun, belanja hibah sebesar Rp.1,75 triliun, belanja bantuan sosial sebesar Rp.4,07 triliun, Belanja Bantuan Keuangan sebesar Rp 271,78 miliar (dua ratus tujuh puluh satu koma tujuh puluh delapan miliar), serta Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.153,02 miliar (seratus lima puluh tiga koma nol dua miliar).

Berikut delapan program yang dibiayai antara lain:
1.Membuka lapangan kerja dan kewirausahaan baru melalui program OK-OCE;
2.Meningkatan akses pendidikan, antara lain melalui pelayanan KJP Plus;
3.Meningkatan derajat kesehatan antara lain melalui pemenuhan universal coverage;
4.Melaksanakan penataan kawasan secara terpadu;
5.Menyediakan hunian yang layak dan terjangkau melalui program DP 0 Rupiah;
6.Menyediakan layanan transportasi terpadu melalui program OK-TRIP;
7.Pemuliaan Perempuan dan perlindungan anak;
8.Mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, modern dan melayani.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA