Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Ibara Gelar Pelantikan Pengurus Pusat, Daerah, dan Cabang

Ahad 19 Nov 2017 07:17 WIB

Red: Fernan Rahadi

Pelantikan sejumlah pengurus Ikatan Batak Indonesia Raya (Ibara) di Gedung Veteran, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (18/11).

Pelantikan sejumlah pengurus Ikatan Batak Indonesia Raya (Ibara) di Gedung Veteran, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (18/11).

Foto: dokpri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Batak Indonesia Raya (Ibara) mengadakan kegiatan pelantikan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) guna merapatkan barisan dan membuat solid organisasi kemasyarakatan ini.

Acara yang berlangsung di Gedung Veteran, Duren Sawit, Jakarta Timur itu dihadiri oleh 4 DPD dan 20 DPC dari seluruh Indonesia serta sejumlah anggota Ibara yang mayoritas masyarakat Batak dari berbagai daerah.

“Dengan acara pelantikan ini diharapkan Ibara semakin kompak dan solid, khususnya di berbagai daerah dari seluruh provinsi di Indonesia,” ujar Wakil Ketua Umum Ibara,  David Simarmata, di sela-sela acara pelantikan, Sabtu (18/11)

Mengenai dukungan untuk pencapresan di pilpres 2019 akan datang, David mengatakan pihaknya saat ini masih fokus untuk merapatkan barisan sampai dengan organisasi ini sudah ada di 33 provinsi baik DPC maupun kabupaten kota, barulah bisa dilihat bagaimana selanjutnya.

“Nanti ke depannya di tahun 2019 mungkin kalau ada arahan untuk ke sana (pilpres) bisa dilkonsolidasikan dengan yang lain. Tapi untuk saat ini memang masih fokus di organisasi kemasyarakatan dulu,” katanya.

Lebih lanjut lagi Waketum Ibara ini menyampaikan dalam waktu dekat setelah pelantikan akan diadakan agenda khusus kemasyarakatan, seperti donor darah, kegiatan di arena car free day, sedangkan untuk di daerah akan diadakan sosialiasi ke masyarakat seperti tentang kesehatan di tingkat kecamatan dan kotamadya.

Ketua Umum Ibara, David Pakpahan menjelaskan awalnya Ibara dibentuk untuk mendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam pilkada DKI Jakarta lalu, kemudian setelahnya organisasi ini terus dilanjutkan dengan tujuan positif yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Meskipun ada nama Bataknya, tapi siapapun boleh gabung disini (Ibara), agama apapun boleh masuk disini, yang penting mau sama-sama satu tujuan dan satu platform sama kita membuat Ibara menjadi organisasi besar yang dapat dipercaya dan diterima masyarakat serta dapat memperkuat keutuhan NKRI,” ucap David Pakpahan.

Seperti pengalaman yang lalu, masih menurut Pakpahan, pada saat pemilu masyarakat selalu terpecah belah, di media sosial saling serang, ia berharap Ibara dapat memberi contoh kepada masyarakat untuk dapat selalu menjaga keutuhan bangsa jangan sampai terjadi perpecahan.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA