Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Polisi Olah TKP Ledakan di Parakan, Temanggung

Kamis 23 Nov 2017 12:26 WIB

Red: Israr Itah

Ledakan (ilustrasi)

Ledakan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG -- Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah dan Labfor Cabang Semarang menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di sebuah rumah kos Dusun Pandesari, Kelurahan Parakan Wetan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo di Temanggung, Kamis (23/11), mengatakan, ledakan yang diduga dari bahan peledak untuk membuat mercon tersebut terjadi pada Rabu (22/11) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan di plafon atau eternit, genteng, kaca jendela rumah, serta terdapat lubang pada lantai. Barang-barang di dalam rumah ikut berserakan terkena ledakan.

Ia menuturkan, pemilik bahan peledak Khaerudin (27) warga Desa Tamanrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal tinggal di rumah kos tersebut.

Timbulnya ledakan bermula saat Khaerudin dengan pacarnya Sutiyah Slamet cekcok. Sutiyah kemudian membanting karung berisi serbuk mercon tersebut.

Ia mengatakan ledakan tersebut juga mengakibatkan Khaerudin dan Sutiyah menderita luka bakar dan dirawat di PKU Parakan. Dhani Prasmawati, tetangga kos pemilik bahan peledak, ikut kemasukan benda asing akibat ledakan tersebut.

Berdasarkan keterangan dokter, Khaerudin dan Sutiyah terkena serpihan pasir atau bubuk dan terkena panas atau api sehingga kulitnya melepuh dan luka lecet hampir di sekujur tubuh.

Kapolres menuturkan pada pertengahan Juni 2017, Khaerudin membeli serbuk mercon 0,5 kilogram untuk membuat mercon persiapan Lebaran 2017 dari temannya.

Setelah dibuat mercon, masih tersisa serbuk mercon 0,25 kilogram dan disimpan dalam karung bersama dengan kabel-kabel bekas dan diletakkan di dalam kamar kost.

Pada Rabu (22/11) malam pelaku ribut dengan pacarnya, kemudian Khaerudin pergi sambil membawa karung berisi obat mercon tersebut ke kamar Dhani Prasmawati, namun karung tersebut direbut oleh Sutiyah dan dibanting sebanyak empat kali sehingga karung berisi serbuk mercon tersebut meledak.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA