Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Indonesia Bangun Gedung Baru Sekretariat ASEAN

Kamis 04 Jan 2018 16:54 WIB

Red: Esthi Maharani

Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir.

Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir.

Foto: Antara/Teresia May

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir mengungkapkan, Indonesia akan membangun gedung baru untuk Sekretariat ASEAN. Gedung baru ini akan didirikan di Jalan Trunojoyo No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Arrmanatha atau akrab disapa Tata ini mengatakan, Indonesia selaku tuan rumah Sekretariat ASEAN memang memiliki beberapa tanggung jawab, salah satunya adalah menyediakan gedung sekretariat. Tata menilai, gedung Sekretariat ASEAN yang lama yang berada di Jalan Sisingamaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dinilai sudah tidak lagi memadai. Baik dari segi lahan maupun fasilitas. Oleh sebab itu, Indonesia memutuskan untuk menyediakan gedung baru untuk Sekretariat ASEAN.

"Pembangunan gedung ini merupakan kontribusi Indonesia, bisa juga dianggap sebagai hadiah ulang tahun ke-50 ASEAN," ungkap Tata ketika menggelar pertemuan pers di Gedung Palapa Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (4/1).

Gedung Sekretariat ASEAN yang baru ini akan dibangun di atas lahan seluas 11.390 meter persegi. Dengan luas gedung sekitar 44 ribu meter persegi, mencakup dua tower dengan ketinggian 16 lantai. Gedung ini akan mengambil tema sebagai green building level platinum, level yang terbaik. Danakan menonjolkan kesenian dan kebudayaan Betawi, kata Tata menerangkan.

Ia mengungkapkan seremoni peletakkan batu pertama untuk pembangunan gedung Sekretariat ASEAN akan dilakukan oleh Menlu Retno Marsudi pada Jumat (5/1). Tata berharap pembangunan gedung ini akan menjadikan Jakarta sebagai ibu kota diplomatik ASEAN.

"Harapan kita nantinya sebagian besar pertemuan ASEAN bisa dilakukan di gedung ini," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA