Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Pemulihan Lapas Banda Aceh Butuh Anggaran Rp 2,5 Miliar

Senin 08 Jan 2018 19:08 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Andi Nur Aminah

Aparat Kepolisian bersenjata laras panjang melakukan pengamanan pasca kerusuhan napi di Lapas Banda Aceh (ilustrasi)

Aparat Kepolisian bersenjata laras panjang melakukan pengamanan pasca kerusuhan napi di Lapas Banda Aceh (ilustrasi)

Foto: Antara/Ampelsa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekertaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ses Ditjen PAS) Sri Puguh Budi Utami mengungkapkan, dibutuhkan dana hingga Rp 2,5 miliar untuk memulihkan kembali kondisi fisik Lapas Banda Aceh pasca pembakaran yang dilakukan oleh oknum Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Kamis (4/1) pekan lalu. Diketahui, sasaran utama pembakaran oleh para WBP saat kejadian adalah ruang dan server milik Lapas Banda Aceh.

Kami akan segera membentuk tim khusus untuk merehabilitasi Lapas Banda Aceh," ucap Utami sapaan akrabnya, dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Senin (8/1).

Utami melanjutkan, saat ini server milik Lapas Banda Aceh sudah diperbaiki. Begitu pun perbaikan dan pembangunan beberapa sarana lainnya. Termasuk beberapa blok hunian yang juga dalam kondisi mengkhawatirkan.

Selain itu, tambah Utami, direncanakan pula pemulihan fisik bangunan dan penambahan beberapa fasilitas lainnya yang menjadi prioritas. "Misalnya, matras untuk tempat tidur para WBP, alat komunikasi HT, borgol, senjata pendek, dan bubuk merica sebagai kelengkapan pengamanan di dalam Lapas," kata dia.

Ia melanjutkan, Ditjen PAS juga akan terus memantau bila adanya dugaan kuat keterlibatan petugas Lapas pada insiden kerusuhan tersebut. Menurutnya, penegakan integritas petugas pemasyarakatan, harus lebih ditingkatkan. "Penguatan kapisitas pegawai secara rutin dan terus menerus, mulai dari pimpinan hingga level terbawah. Peraturan ditegakkan dan dijalankan, yang melanggar, pecat!," tegasnya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA