Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Pascabanjir, Belasan KA Masih Alami Keterlambatan

Sabtu 24 Feb 2018 22:40 WIB

Rep: lilis sri handayani/ Red: Esthi Maharani

Jalur kereta api (KA) di KM 252+5/7 antara Stasiun Ketanggungan – Ciledug, Kabupaten Cirebon, terendam banjir luapan sungai Cisanggarung, Jumat (23/2) sekitar pukul 00.13 WIB. Akibatnya, jalur tersebut tidak bisa dilalui KA sehingga mengganggu perjalanan KA.

Jalur kereta api (KA) di KM 252+5/7 antara Stasiun Ketanggungan – Ciledug, Kabupaten Cirebon, terendam banjir luapan sungai Cisanggarung, Jumat (23/2) sekitar pukul 00.13 WIB. Akibatnya, jalur tersebut tidak bisa dilalui KA sehingga mengganggu perjalanan KA.

Foto: Foto Humas Daop 3 Cirebon
Laju kecepatan kereta belum bisa maksimal.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Jalur kereta api (KA) lintas utara dan selatan yang terendam banjir, baik hulu maupun hilir, sudah bisa dilalui, Sabtu (24/2). Namun, belasan KA masih mengalami keterlambatan akibat laju kecepatannya yang belum bisa maksimal.
 
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, menyebutkan, pada pukul 21.00 WIB, keterlambatan perjalanan KA masih terjadi di lintas Cirebon Cikampek, lintas Cirebon Prupuk dan lintas Cirebon Tegal.
 
"Ada 19 perjalanan KA yang masih mengalami keterlambatan," ujar Krisbiyantoro.
 
Dilintas Cirebon Cikampek, terang Krisbiyantoro, KA yang mengalami keterlambatan adalah KA 120 (Senja ut.yk) posisi Stasiun Pringkasap terlambat 35 menit, KA 124 (Sawunggalih) posisi Stasiun Cikaum terlambat 59 menit, KA 42 (Gajayana) posisi Stasiun Jatibarang terlambat 58 menit dan KA 176 (Brantas) posisi Stasiun Kertasmaya terlambat  81 menit.
 
Selain itu, KA 155a (Singasari) posisi Stasiun Kedokangabus terlambat 52menit, KA 117 (Fajar ut yk) posisi Stasiun Jatibarang  terlambat 505 menit, KA 8051 (Petikemas) posisi Stasiun Kertasmaya terlambat 1.088 menit, KA 2721 (Semen) posisi Stasiun Bangodua terlambat 466 menit dan KA 65 (Tegal Bahari) posisi Stasiun Pasirbungur terambat delapan menit.
 
"Dilintas Cirebon Prupuk, ada tiga KA yang alami keterlambatan," tutur Krisbiyantoro.
 
Ada pun ketiga KA itu masing-masing KA 44 (Bima) posisi Stasiun Ciledug terlambat 61menit, KA 183 (Bengawan) posisi Stasiun Larangan  terlambat 34 menit dan KA 101 (Ranggajati) posisi Stasiun Cirebon Prujakan terlambat 72 menit.
 
Dilintas Cirebon Tegal, KA yang mengalami keterlambatan, yaitu KA 178  (Kertajaya) posisi Stasiun Cirebon Prujakan terlambat 230 menit, KA 12 (A.sindoro) posisi Stasiun Losari terlambat 82 menit dan KA13 (Argo Muria) posisi Stasiun Tanjung terlambat 151 menit.
 
Selain itu, KA201 (Tawang Jaya) posisi Stasiun Cirebon Prujakan terlambat 240 menit,KA  2703 (Semen) posisi Stasiun Babakan  terlambat 82 menit, KA 2514  (petikemas) posisi Stasiun Tanjung  terlambat 378 menit dan KA 2518  (petikemas) posisi Stasiun Babakan terlambat 422 menit.
 
Seperti diberitakan, banjir akibat luapan sungai Cisanggarung merendam jalur KA di wilayah Daop 3 Cirebon, Jumat (23/2). Akibatnya, semua perjalanan KA baik di lintas utara maupun selatan menjadi lumpuh total.
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA