Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

'Hasil Penjualan Saham PT Delta Harus Kembali ke Rakyat'

Selasa 10 Apr 2018 12:24 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Andi Nur Aminah

Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Hasil penjualan kelak sebaiknya difokuskan untuk sektor yang lebih strategis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Pasar Modal, Lucky Bayu Purnomo, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus memastikan tujuan hasil penjualan saham di PT Delta Djakarta apabila memang benar ingin di jual. Meski sebelumnya memiliki tujuan pengendalian minuman keras di pasaran, tapi apakah tujuan tersebut dapat mendorong kinerja keuangan Pemprov patut dikaji lagi.

Lucky menganjurkan, hasil penjualan kelak sebaiknya difokuskan untuk sektor yang lebih strategis. Di antaranya untuk investasi di bidang transportasi yang sudah pasti dibutuhkan masyarakat ibu kota. "Atau menambah fasilitas pelayanan publik dengan mendorong public partnership yang akhirnya bisa jadi kontributor ke pemda," tuturnya ketika dihubungi Republika.co.id, Selasa (10/4).

Saat ini, diketahui bahwa saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Jakarta mencapai 26,25 persen. Lucky menjelaskan, angka tersebut termasuk ke minoritas. Dengan kepemilikan seperti ini, saham di produsen sejumlah minuman keras tersebut seharusnya tidak menjadi kontributor utama pemerintah.

Lucky optimistis, awal mula Pemprov DKI Jakarta menanam modal di PT Delta bertujuan untuk investasi, bukan semata membiayai kegiatan program. "Karena tujuan awalnya investasi, maka harus diinvestasikan ke obyek yang sama tapi sektornya lebih strategis apabila dijual nanti," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan akan melepas saham pemprov di PT Delta Djakarta. Dalam masa kampanye di Pilkada DKI 2017, Anies-Sandi memang menjanjikan akan melepas saham di perusahaan produsen minuman beralkohol tersebut. Dalam janjinya, Anies menyebut akan menjual saham pemprov di perusahaan bir itu dan uang hasil penjualan akan digunakan membangun fasilitas publik dan untuk kebutuhan dasar warga.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA