Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Sistem Ganjil-Genap di Tol Tangerang Mulai Diuji Coba

Senin 16 Apr 2018 11:45 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Petugas kepolisian bersama petugas Jasa Marga menghalau pengendara berpelat nomor ganjil yang akan memasuki tol Jakarta - Tangerang (Janger) saat dimulainya hari pertama uji coba penerapan sistem ganjil genap di Gerbang Tol Tangerang 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4).

Petugas kepolisian bersama petugas Jasa Marga menghalau pengendara berpelat nomor ganjil yang akan memasuki tol Jakarta - Tangerang (Janger) saat dimulainya hari pertama uji coba penerapan sistem ganjil genap di Gerbang Tol Tangerang 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4).

Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Uji coba sistem ganjil-genap di Tol Bekasi berhasil menurunkan kendaraan 36 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi meluncurkan uji coba ganjil-genap tol Tangerang-Jakarta bersama Pemkot Tangerang Selatan dan Pemkot Tangerang. Dia menambahkan, diberlakukannya ganjil-genap ini merupakan tindak lanjut dari pengentasan kemacetan yang kerap terjadi di daerah penyangga Ibu Kota.

"Peluncuran ini sebagai jalan keluar dan edukasi kepada masyarakat yang sehari-harinya menggunakan lajur Tol Tangerang-Jakarta," kata Budi dalam peluncuran yang diselenggarakan di Mall At Alam Sutera, Tangerang, Ahad (15/4).

Kebijakan serupa di Kota Bekasi menunjukkan hasil signifikan, yakni berkurangnya pengguna kendaraan pribadi sebesar 36 persen. "Kecepatan juga naik sekitar 20 persen. Ini menunjukkan prestasi yang baik. Dan dewan kota juga mengapresiasi," kata dia.

Saat ini yang akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan adalah memberikan edukasi mengenai adanya percobaan ganjil-genap kepada masyarakat dan para provider pengembang. Bagi masyarakat yang setiap harinya terbiasa menggunakan kendaraan pribadi dan melintas di jalur Tol Janger bisa menggunakan kendaraan umum yang sudah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan.

Ada tiga armada bus, yakni Sinar Jaya, PPD. dan Royal Trans yang siap mengantar masyarakat ke tujuannya. "Bagi pengembang, hal ini merupakan salah satu upaya. Saya apresiasi upaya ini. Supaya ini tidak membuat susah masyarakat, melainkan dapat mengedukasi. Agar apa yang kita lakukan bisa lebih baik," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA