Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Polisi: Ledakan Terjadi di Gardu PLN Depok, Bukan Gereja

Ahad 13 May 2018 14:10 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Reiny Dwinanda

Ledakan bom, ilustrasi

Ledakan bom, ilustrasi

Masalah pada sekering di gardu PLN menyebabkan terjadinya ledakan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Teror bom di Surabaya membuat warga Depok, Jawa Barat, berpikir serangan bom juga melanda Gereja Bethel Jalan Kamboja, Pancoranmas, begitu mereka mendengar ledakan yang cukup keras, Ahad (13/5), sekitaar pukul 10:30 WIB. Pengguna media sosial pun ramai mengaitkan dua kejadian tersebut.

Aparat kepolisian Polres Depok pun segera mendatangi Gereja Bethel untuk memastikan informasi tersebut. Suara ledakan dikonfirmasikan bukan berasal dari serangan bom.

"Bukan bom, tapi ledakan berasal dari gardu PLN yang berdekatan dengan gereja Bethel," ujar Wakapolres Depok AKBP Arif di lokasi gardu PLN Jalan Kamboja, Pancoranmas, Depok.

Menurut Arif, gardu PLN itu merupakan gardu tengangan menengah. Mengutip penjelasan petugas PLN, a memaparkan dua fuse (sekering) listrik terputus sehingga menyebabkan ledakan.

Pengurus Gereja Bethel, Johan, mengungkapkan listrik gereja padam menyusul suara ledakan tersebut. Ibadah sempat berhenti sejenak karena jemaat panik dan berlarian keluar gereja.

"Setelah mengetahui ada masalah di di gardu listrik kami pakia genset untuk menghidupkan listrik gereja dan ibadah pun berlanjut," jelas Johan.

Aparat kepolisian kemudian melakukan penyisiran dan pengamanan kompleks Gereja Bethel. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pengamanan bagi para jemaat yang sedang beribadah. "Kami minta masyarakat tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan," ujarnya.

Aparat kepolisian juga melakukan penyisiran dan pengamanan di gereja-gereja di seputar Jalan Kamboja dan Jalan Melati serta gereja lainnya di Depok. "Kami selalu hadir untuk memberikan rasa aman dan kami menghimbau masyarakat untuk tidak takut dan saling berkerjasama menjaga keamanan," tutur Arif.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA