Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

PMI DIY Antisipasi Penurunan Stok Darah di Awal Puasa

Kamis 17 May 2018 18:34 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq

donor darah

donor darah

Foto: pmisolo.or.id
Masing-masing Unit Donor Darah memiliki strategi yang berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Memasuki bulan suci Ramadhan 2018, Palang Merah Indonesia (PMI) DIY telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi penurunan stok darah. Penurunan sendiri memang biasa terjadi saat bulan puasa tiba.

"Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, pekan kedua Lebaran atau awal tahun. Melihat jumlah stok sampai dengan hari ini diperkirakan masih aman sampai dengan pertengahan bulan puasa," kata Wakil Ketua Bidang UNit Donor Darah PMI DIY, dr Suryanto, Kamis (17/5).

Ia menerangkan, penurunan stok darah karena jumlah pendonor darah menurun, tapi memang kebutuhannya relatif tetap. Untuk Ramadhan tahun ini, masing-masing Unit Donor Darah memiliki strategi yang berbeda menyesuaikan kondisi masyarakat atau kabupaten/kotanya.

PMI Kota Yogyakarta, sejak Selasa (15/5) menyebar pesan melalui media sosial WhatsApp ke 5.000 pendonor darah sukarela untuk mendonorkan darahnya. Hasilnya dirasa efektif, dan per hari 100 orang rata-rata yang datang ke PMI Kota Yogyakarta per hari mencapai 100.

"Sampai dengan hari ini rata-rata yang datang ke Unit Donor Darah PMI Kota Yogyakarta per hari mencapai 100 orang," kata pegawai bidang Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) Unit Donor Darah PMI Kota Yogyakarta, Noor Hidayatullah.

Strategi lain yang dilakukan PMI Kota Yogyakarta dengan membuka pelayanan donor darah mulai 16 Mei-16 Juni 2018 pukul 07.00-24.00 WIB. Selain itu, masyarakat diimbau untuk mendonorkan darahnya setelah Tarawih.

PMI Kota Yogyakarta berharap, masyarakat mengadakan bakti sosial donor darah masal di masjid, gereja, pura, vihara atau tempat lain menyesuaikan. Pelayanan donor darah masal dari pukul 07.00-23.00 WIB, dan untuk jumlah pendonor minimal 20 orang.

Untuk PMI Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo membuka pelayanan donor darah pagi mulai pukul 08.00-12.00 WIB dan sore hari pukul 18.00-22.00 WIB. PMI Bantul telah menyediakan bingkisan bagi pendonor darah yang mendonorkan darahnya berupa kaos.

PMI Kabupaten Sleman akan memberikan doorprize kepada pendonor darah beruntung dalam pengambilan undian yang akan diundi pada akhir Ramadhan. Untuk PMI Kabupaten Kulonprogo ada pula doorprize bagi 100 orang pendonor darah pertama berupa paket bahan pokok, kaos, dan kue Lebaran.

"Untuk pelayanan darah, kami tetap melayani masyarakat selama 24 jam di masing-masing PMI kabupaten/kota. Masyarakat yang akan melaksanakan bakti sosial donor darah bisa menghubungi UDD PMI masing-masing, cukup sediakan ruangan, meja dan kursi, tidak ada biaya apapun," kata Suryanto.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA