Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

BMKG: Angin Sekitar Merapi Menuju Magelang

Rabu 23 May 2018 15:15 WIB

Red: Ratna Puspita

Visual Gunung Merapi pada Rabu (23/5) pagi setelah memuntahkan letusan freatik pada pukul 03.31.  Ini menjadi yang kelima kalinya selama tiga hari terakhir Gunung Merapi memuntahkan letusan.

Visual Gunung Merapi pada Rabu (23/5) pagi setelah memuntahkan letusan freatik pada pukul 03.31. Ini menjadi yang kelima kalinya selama tiga hari terakhir Gunung Merapi memuntahkan letusan.

Foto: Dok BPPTKG
Hujan abu terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan pergerakan angin di sekitar Gunung Merapi menuju arah barat - barat daya. Hal itu berdasarkan analisa pola angin pada ketinggian 3.100 meter.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara, Rabu (23/5), mengatakan, dengan demikian, sebaran abu vulkanik Merapi mengarah ke barat-barat daya, yaitu Kabupaten Magelang. "Berdasarkan info dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang hujan abu terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang," katanya.

Jangkauan abu vulkanik, kata dia, mencapai hingga 25 kilometer. Terkait hal tersebut, kata dia, BMKG ikut mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang, serta selalu waspada dalam beraktivitas.

Selain itu, dia menyarankan, masyarakat untuk menggunakan masker dan kacamata sebagai upaya antisipasi jika beraktivitas di luar ruangan. Hal yang terpenting adalah tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab atau hoax.

Dia mengatakan, masyarakat diminta memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui berita dan sumber informasi terpercaya, seperti BPPTKG, BMKG, BNPB dan BPBD.

Sebelumnya, Gunung Merapi di perbatasan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah, kembali mengeluarkan letusan freatik pada Rabu (22/5) pukul 03.31 WIB. Letusan itu berdurasi empat menit pada ketinggian 2.000 meter.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Didik Wahyu Nugroho di Magelang, Rabu, menyebutkan sejumlah wilayah yang terdampak hujan abu Merapi, antara lain Keningar, Sumber, Ngargomulyo, Ngadipuro, Wates, Kalibening, Dukun, Mungkid, Sawangan, dan Pabelan. Selain itu, berdasarkan instruksi dari Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) untuk sementara seluruh kegiatan pendakian Gunung Merapi ditutup.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA