Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Ketika Harga-Harga Kebutuhan Pokok Makin Naik

Senin 28 May 2018 10:46 WIB

Rep: Tim Republika/ Red: Elba Damhuri

Sembako di Pasar Tradisional (ilustrasi)

Sembako di Pasar Tradisional (ilustrasi)

Foto:
Peningkatan permintaan memicu kenaikan harga dan operasi pasar disiapkan.

Penurunan permintaan
Ketua Ikatan Pedagang Tradisional Indonesia Abdullah Mansuri menyebut ada penurunan permintaan daging dan telur ayam sebesar 47 persen pada Ramadhan 1439 H. Ia menduga kondisi tersebut terjadi karena sebagian masyarakat mengalihkan konsumsi ke ikan dan tempe.

Abdullah menuturkan, harga rata-rata daging ayam dan telur masih tinggi di pasaran. Di pasar-pasar tradisional di Jakarta, menurut dia, daging ayam segar dijual di kisaran harga Rp 36 ribu sampai Rp 40 ribu per ekor.

Sementara, telur rata-rata dijual dengan harga Rp 28 ribu per kilogram. Menurut Abdullah, tingginya harga dua komoditas tersebut sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Ia memprediksi harga daging ayam dan telur tidak akan turun banyak hingga Idul Fitri mendatang.

Ketua Satgas Pangan Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto memastikan distribusi bahan pangan pokok masih berjalan normal. Adapun jika terjadi kenaikan harga, itu disebabkan oleh harga komoditas yang fluktuatif, dan tergantung dari jarak daerah produsennya.

"Tidak semua bahan pangan pokok naik, ada beberapa daerah tertentu yang naik," ujar Setyo, Ahad (27/5).

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan menggelar operasi pasar murah dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan puasa Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Operasi pasar akan dilaksanakan pada enam kecamatan dari total 16 kecamatan pada 6 Juni sampai 7 Juni.

Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Maman Sulaiman mengatakan keenam kecamatan yang akan dilaksanakan operasi pasar berada di Gununghalu, Sindangkerta, Cililin, Cihampelas, Batujajar, dan Cisarua.

"Kita meminta ke pemerintah provinsi sebanyaj 20 ribu paket tapi realisasinya 11 ribu paket bekerja sama dengan Bulog Divre Bandung," ujarnya, Ahad (27/5).

Dia mengatakan paket-paket tersebut terbagi dalam empat komponen yaitu beras 5 kilogram, minyak 3 liter, gula putih 3 kilogram, dan daging ayam 1 kilogram. Sementara itu, beras yang akan digunakan dalam operasi pasar jenis premium.

(antara/mursalin yasland/sapto andika candra/silvy dian setiawan/mutia ramadhani/rizky jaramaya/ali mansur, Pengolah: ed: muhammad iqbal)

Harga Rata-Rata Nasional (27 Mei 2018)
Bawang putih : Rp 28.750/kg
Cabai merah besar: Rp 40.800/kg
Cabai merah keriting: Rp 37 ribu/kg
Cabai rawit merah: Rp 37.100/kg
Cabai rawit hijau: Rp 33.800/kg
Daging ayam ras: Rp 35.600/kg
Beras kualitas super II: Rp 12.650/kg
Minyak goreng curah: Rp 11.950/kg
Gula pasir lokal: Rp 12.600/kg

Sumber: Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA