Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

PT KAI Siapkan ‘Perjalanan Menuju Berkah’

Ahad 03 Jun 2018 08:30 WIB

Red: Ratna Puspita

Petugas melakukan perawatan salah satu rangkaian kereta api penumpang di Stasiun KA Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/5).

Petugas melakukan perawatan salah satu rangkaian kereta api penumpang di Stasiun KA Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/5).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Program ini merupakan kegiatan pembagian buka bersama dan sahur gratis.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan program "Perjalanan Menuju Berkah”. Program ini digelar pada H-10 Lebaran hinga H-1 Lebaran.

"Program 'Perjalanan Menuju Berkah' merupakan kegiatan pembagian takjil, buka bersama, dan sahur gratis," kata Manajer Humas PT KAI Daerah 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (3/6) malam.

Menurut dia, program tersebut merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik. Program ini juga wujud semangat berbagi PT KAI kepada sesama pada bulan Ramadhan 1439 Hijriah.

Dalam hal ini, kata dia, PT KAI akan membagikan menu berbuka secara gratis kepada calon penumpang  kereta api di stasiun keberangkatan yang telah melakukan boarding dan memasuki area zona 1 stasiun. "Takjil gratis ini akan dibagikan pada saat menjelang berbuka puasa, yakni pukul 17.00 WIB hingga 18.30 WIB," katanya.

Sementara untuk pembagian buka puasa dan sahur gratis, kata dia, PT KAI akan membagikan makanan secara gratis kepada penumpang yang masih dalam salah satu perjalanan kereta api pada waktu berbuka puasa maupun sahur. Menurut dia, makanan tersebut hanya diberikan kepada penumpang dewasa dan tidak berlaku untuk penumpang bayi (infant).

Sebanyak 71 perjalanan KA yang melintas di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto memungkinkan penumpangnya masih berada di dalam kereta api saat buka puasa maupun sahur. Dari 71 perjalanan KA tersebut, penumpang di 11 perjalanan KA memungkinkan mendapat makanan untuk berbuka puasa maupun sahur.

“Penumpang di 33 perjalanan KA mendapat makanan untuk berbuka puasa, dan penumpang di 27 perjalanan KA mendapat makanan untuk sahur," katanya.

Dia mencontohkan penumpang KA 219 Serayu relasi Purwokerto-Kroya-Kiaracondong-Pasarsenen akan mendapatkan makanan untuk berbuka puasa maupun sahur. Sebab, kereta diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 16.30 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen pukul 04.02 WIB.

Sementara untuk KA 216 Serayu relasi Pasarsenen-Kiaracondong-Kroya-Purwokerto hanya mendapat makanan untuk berbuka puasa. Sebab, kereta diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 09.15 WIB dan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 19.59 WIB.

Penumpang KA 220 Serayu relasi relasi Pasar Senen-Kiaracondong-Kroya-Purwokerto hanya mendapat makanan untuk sahur. Sebab, kereta diberangkatkan dari Stasiun Pasarsenen pada pukul 21.00 WIB dan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 08.08 WIB.

Ixfan mengatakan menu yang disiapkan PT KAI untuk buka puasa dan sahur bagi penumpang kereta api dalam program tersebut sangat variatif. Mulai dari nasi goreng, ayam goreng, nugget, nasi lemak, dan sebagainya. 

Menurut dia, PT KAI juga menjamin kebersihan dan kesehatan makanan yang disediakan untuk penumpang karena dimasak pada hari itu juga. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA