Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Politikus PKS Sarankan Amien Rais Beri Kesempatan Tokoh Muda

Selasa 12 Jun 2018 15:19 WIB

Rep: Mabruroh / Red: Ratna Puspita

Politikus senior, Amien Rais

Politikus senior, Amien Rais

Foto: RepublikaTV/Havid Al Vizki
Amien sebaiknya justru menjadi king maker, yang mendorong tokoh muda memimpin bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Bidang Politik DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian menyarankan agar Amien Rais menyerahkan keinginan untuk maju sebagai calon presiden (capres) kepada generasi muda. Ia mengatakan Amien sebaiknya justru menjadi king maker, yang mendorong tokoh muda untuk memimpin bangsa ini. 

"Saya lebih menyarankan beliau untuk jadi Bapak Bangsa, mendorong tokoh lain untuk maju sebagai capres atau cawapres," ujar politikus PKS ini saat dikonfirmasi, Selasa (12/6).

Pipin menerangkan masih banyak tokoh muda dengan segudang prestasi yang layak mendapatk kesempatan memimpin Indonesia. Tokoh muda ini, dia mencontohkan, seperti politikus PKS Ahmad Heryawan atau yang sering disapa Aher, yang pernah memimpin Jawa Barat selama dua periode.

Kendati demikian, dia tetap menghormati rencana pencalonan mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Amien merupakan tokoh reformasi yang disegani dan peduli dengan isu keumatan dan kebangsaan.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais mengisyaratkan maju menjadi calon presiden 2019. Hal itu disampaikan Amien Rais usai berbuka puasa di Rumah Dinas Ketua Umum MPR, Zulkifli Hasan di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (9/6) malam.

Amien mengaku masih layak untuk diusung menjadi calon presiden dari partainya. Di satu sisi, Amien menyadari bahwa dia tidak lagi muda, tetapi kemenangan Mahathir Mohamad (92 tahun) di pemilu Malaysia menginspirasinya.

Saat ditanya wartawan tentang kesiapannya untuk maju menjadi calon presiden, Amien menjawab manusia tidak pernah tahu tentang apa yang terjadi di masa depan. Ia mengatakan itu masih merupakan rahasia Ilahi.

"Karena itu manusia punya kewajiban untuk berjuang, bergerak membuat movement supaya cita-citanya tercapai," kata Amien.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA