Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

Jenazah Anggota Polisi Korban Serangan KKSB Belum Dievakuasi

Senin 02 Jul 2018 09:13 WIB

Red: Bayu Hermawan

Mayat (ilustrasi)

Mayat (ilustrasi)

Foto: www.pollsb.com
Brigadir Polisi Kabarek ditemukan tewas setelah hilang pascaserangan KKSB Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Jenazah Brigadir Polisi Sinton Kabarek, anggota Polres Puncak Jaya, masih berada di Dabra, Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Mamberamo Raya Papua. Brigpol Kabarek sebelumnya sempat hilang setelah rombongannya diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) saat menuju Torere untuk mengamankan Pilkada Papua.

Sejak ditemukan disekitar kali Douw, Kabupaten Tolikara, yang merupakan aliran sungai Mamberamo, Ahad (1/6), jenazah kemudian dievakuasi ke Dabra. Namun hinga saat ini belum dipastikan akan dievakuasi kemana. "Kami masih menunggu hasil koordinasi Kapolres Puncak Jaya yang saat ini masih dalam penerbangan dari Mulia ke Jayapura," kata Kapolres Mamberamo Raya AKBP Dominggus Rumaropen di Jayapura, Senin (2/7) pagi.

Kapolres mengatakan, tim gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap satu lagi anggota Polri yang hilang pascaserangan KKSB, yakni Ipda Jesayas Nusi. "Tim SAR gabungan saat ini terus mencari Ipda Nusi dan pencaharian dilakukan dengan dibantu masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Tito Perintahkan Pencarian Anggota Polri Korban KKSB Papua

Sementara Kapolres Puncak Jaya AKBP Indra Napitupulu, secara terpisah mengatakan, jenazah ditemukan masyarakat mengapung di kali Douw sekitar dua hingga tiga km dari tempat kejadian perkara terjadinya serangan. "Dari laporan yang diterima, Brigpol Kbarek tewas akibat luka tembak dibagian dada sebelah kiri tembus pada alat pelindung/ bodyvest yang dipakai korban," ujar Napitupulu.

Aksi penghadangan dan penembakan yang dilakukan KKSB terhadap rombongan personel pengamanan pilgub yang berjumlah sembilan orang dipimpin Ipda Jesayas Nusi bersama Kepala Distrik Torere Obaja Froare dengan menggunakan dua perahu motor, Rabu sore (25/6) sekitar pukul 16.00 WIT.

Saat insiden tersebut terjadi, Kepala Distrik Torere  Obaja Froare tewas tertembak, sedang anggota rombongan lainnya melompat ke kali yang merupakan bagian dari aliran Sungai Mamberamo.

Tujuh anggota Polri berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua orang diantaranya sempat dinyatakan meninggal yakni Ipda Nusi dan Brigpol Kabarek namun jasadnya tidak ditemukan. Tim SAR baru mememukan satu dari dua jenazah anggota Polri yakni Brigpol Kabarek.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA