Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Unsri Terima 3.091 Mahasiswa Baru dari SBMPTN

Selasa 03 Jul 2018 22:28 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Universitas Sriwijaya

Universitas Sriwijaya

Foto: wordpress.com
Selain SBMPTN, Unsri juga membuka kesempatan melalui USMB

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG – Persaingan memperebutkan kursi Universitas Sriwijaya (Unsri) melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 berakhir. Sebanyak 3.091 peserta lolos dan diterima sebagai calon mahasiswa baru. 3.091 Calon mahasiswa baru tersebut berhasil menang bersaing dari 22.205 peserta SBMPTN 

“Dari 22.205 peserta SBMPTN 2018, Universitas Sriwijaya hanya 3.091 orang saja. Jumlah tersebut sudah memenuhi kuota daya tampung SBMPTN Unsri sebesar 40 persen dengan rincian dari jalur non bidik misi sebanyak 2.515 orang dan jalur bidik misi sebanyak 576 orang,” kata Humas panitia lokal SBMPTN Unsri Zukifli Dahlan, Selasa (3/7).

Menurut Zulkifli Dahlan, setelah lulus SBMPTN tahapan selanjutnya para calon mahasiswa baru tersebut harus menjalani tahapan berikutnya. Pada 5 – 6 Juli calon mahasiswa tersebut harus melakukan verifikasi untuk melakukan penentuan uang kuliah tunggal (UKT). 

Untuk melakukan penentuan UKT ada tim dari Unsri yang langsung mewawancarai dengan calon mahasiswa berapa besar UKT yang besarnya disesuaikan dengan kondisi ekonomi masing-masing calon mahasiswa. Unsri telah menetapkan pembagian grade dari 1-8. “Untuk besaran tertinggi yakni grade 8 yang akan diberikan jalur sendiri, tidak perlu mengantri,” katanya.

“Setelah tahapan tersebut selesai, tahap berikutnya adalah mengikuti kesehatan yang dipusatkan di kampus Unsri Indralaya pada 11-12 Juli 2018. Akan dilakukan tes buta warna dan tes narkoba. Selanjutnya setelah semua tahapan dinyatakan lulus, calon mahasiswa baru bisa melakukan daftar ulang pada 30 Juli 2018,” ujar Zulkifli Dahlan.

Khusus para calon mahasiswa bidik misi cukup menunggu di rumah karena panitia akan melakukan visitasi ke rumah calon mahasiswa tersebut pada 5-15 Juli 2018. “Dalam proses visitasi tersebut, panitia akan menilai apakah calon mahasiswa layak atau tidak menerima beasiswa bidik misi,” kata guru besar biologi FMIPA Unsri.

Pada SBMPTN 2018 dari 22.205 peserta, program studi yang paling banyak diminati peserta ada Program Studi Manajemen Akutansi pada Fakultas Ekonomi, Program Studi Pertambangan Fakultas Teknik dan Dokter Umum di Fakultas Kedokteran.

Selain menerima mahasiswa baru melalui SNMPTN dan SBMPTN, Unsri masih memberikan kesempatan kepada para calon mahasiswa untuk menjadi mahasiswa Unsri dengan mengikuti tes melalui jalur Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) bersama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yaitu Universitas Tridinanti, Universitas IGM, Universitas PGRI, Universitas Taman Siswa, STIE MDP dan Stisipol Chandradimuka. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA