Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Baru Dicairkan dari Bank, Dana Desa Kemetul Raib

Rabu 01 Aug 2018 21:10 WIB

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Reiny Dwinanda

Pencairan dana desa. (Ilustrasi)

Pencairan dana desa. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Tidak ada saksi mata yang mengetahui persis kejadian raibnya dana desa tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Pemerintah Desa (Pemdes) Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengalami kerugian sebesar Rp 323 juta setelah dana desanya raib beberapa saat setelah dicairkan dari bank. Polres Semarang mengungkapkan Dana Desa Kemetul hilang dari penjagaan dua orang perangkat desa pada Rabu (1/8), sekitar pukul 11.45 WIB.

Sekretaris Desa Kemetul, Joko Prihadi (30) dan Kepala Urusan Keuangan merangkap Bendahara Desa Kemetul, Ristiyani (32) mengaku menempatkan uang tersebut di dalam tas plastik di kursi tengah mobil. Dalam perjalanan kembali ke kantor, ban mobil yang mereka tumpangi kempis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Semarang terungkap bahwa dana desa hilang saat keduanya sedang menambal ban mobil.

“Uang desa yang hilang ini terdiri atas uang Dana Desa sebesar Rp 276 juta serta uang sisa pembayaran pajak sebesar Rp 47 juta milik Pemdes Kemetul,” jelas Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Yusi Sukmana.

Yusi menjelaskan kedua perangkat desa mengambil uang tersebut dari Bank Jateng Unit Pelayanan Cabang (UPC) Sruwen. Mereka mengendarai mobil Suzuki APV bernomor polisi B 1477 COR.

“Kami masih menyelidiki peristiwa kehilangan dana desa ini,” katanya.

Polisi yang menerima laporan hilangnya uang milik Desa Kemetul sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga telah meminta keterangan kedua perangkat desa serta sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Akan tetapi, polisi tidak menemukan saksi mata yang mengetahui secara persis kejadiannya. Satu-satunya petunjuk dari saksi menyebutkan adanya dua orang pengendara Honda Supra yang sempat berhenti tak jauh dari mobil APV tersebut.

Hanya saja, saksi tidak mengetahui secara persis pelat nomor polisi kendaraan yang dimaksud. “Semua informasi dan keterangan di lapangan masih kita dalami guna mengungkap pelaku pencurian ini,” jelas Yusi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA