Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Koalisi Pejalan Kaki Minta Jaminan Keamanan

Ahad 12 Aug 2018 00:03 WIB

Red: Ani Nursalikah

Koalisi Pejalan Kaki melakukan aksi Tamasya Trotoar Kita di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Koalisi Pejalan Kaki melakukan aksi Tamasya Trotoar Kita di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Trootoar di Thamrin jadi pangkalan parkir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koalisi Pejalan Kaki meminta jaminan keamanan dan kenyamanan di trotoar sebagai fasilitas yang diperuntukkan bagi para pejalan kaki. Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus mengatakan jaminan itu diperlukan lantaran saat ini sejumlah titik jalur pedestrian di Jakarta telah direvitalisasi dan ditata ulang menjelang gelaran Asian Games 2018.

"Kami meminta garansi supaya (trotoar) tidak diokupansi. Banyak foto masuk ke kami soal trotoar di Thamrin yang sudah jadi pangkalan parkir," katanya saat dihubungi, Sabtu (11/8).

Alfred juga mendesak penegakan hukum yang lebih tegas menyusul munculnya kasus kekerasan hingga pelecehan seksual yang terjadi di jalur pedestrian. Kasus pemukulan terhadap pejalan kaki di trotoar di Jakarta Timur, serta pelecehan seksual terhadap perempuan di Kedoya, Jakarta Barat, menunjukkan pejalan kaki tidak terlindungi keamanan dan kenyamanannya.

"Penegakan hukumnya harus tegas. Kami mau keamanan dan kenyamanan pejalan kaki. Kalau tidak disiapkan, tidak digaransi, nanti kita malu saat tamu negara mengalami hal yang sama saat Asian Games," katanya.

Koalisi Pejalan Kaki mengapresiasi penataan trotoar di sejumlah titik seperti Jalan Sudirman-Thamrin dan sekitar Gelora Bung Karno menjelang perhelatan Asian Games 2018. Namun, komunitas tersebut mengkritisi seharusnya Jakarta menyiapkan diri secara keseluruhan dan lebih awal untuk menyambut pesta olahraga internasional itu, bukan hanya di titik-titik tertentu.

"Jadi progress penataan trotoar Jakarta kami apresiasi ada perkembangan, tapi dari sisi masifnya kami masih prihatin," kata Alfred.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA