Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Menteri PUPR: Kemerdekaan Jembatan Wujudkan Bangsa Mandiri

Sabtu 18 Agu 2018 20:03 WIB

Red: EH Ismail

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam sambutannya sebagai inspektur upacara bendera HUT RI ke-73 di Lapangan Sapta Taruna, Kementerian PUPR

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam sambutannya sebagai inspektur upacara bendera HUT RI ke-73 di Lapangan Sapta Taruna, Kementerian PUPR

Kementerian PUPR siap melaksanakan program 2019 capai Nawa Cita & RPJMN 2015-2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 menjadi momentum mewujudkan semangat Proklamasi sebagai etos kerja membangun infrastruktur demi mewujudkan Indonesia berdaulat, mandiri, dan berdaya saing. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam sambutannya sebagai inspektur upacara bendera HUT RI ke-73 di Lapangan Sapta Taruna, Kementerian PUPR, Jakarta, (17/8).

“Kemerdekaan adalah jembatan emas untuk menuju cita-cita bangsa. Dengan semangat proklamasi kita harus terus berprestasi menghasilkan karya infrastruktur terbaik sesuai amanat yang dipercayakan kepada Kementerian PUPR sebagai bentuk bakti kita kepada negeri yang kita cintai,” kata Basuki.
 
Menurut Basuki, sejalan dengan tema nasional peringatan Kemerdekaan RI ke-73, “Kerja Kita Prestasi Bangsa” bahwa segala daya upaya yang terbaik yang diberikan hanyalah untuk kejayaan bangsa, bukan untuk berbangga diri.

Ia menegaskan, kerja keras insan PUPR harus terus digelorakan terlebih pada masa mendatang amanah yang diberikan kepada Kementerian PUPR bertambah. “Amanah yang semakin besar mencerminkan kepercayaan dan harapan Publik yang tinggi kepada Kementerian PUPR,” ujarnya.

Basuki juga menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian PUPR untuk mempersiapkan untuk melaksanakan program 2019 untuk mencapai Nawa Cita, RPJMN 2015-2019 dan Renstra Kementerian PUPR 2015-2019. “Sebagian akan bisa kita capai, sebagian bisa kita capai dengan kerja lebih keras,” ujar Basuki.

Dalam mewujudkan visi Presiden Joko Widodo dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pada 2019, Kementerian PUPR ditugaskan untuk membangun sekolah perguruan tinggi serta lima pasar induk regional dan pasar-pasar yang terbakar beberapa waktu lalu.

Selama empat tahun Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kementerian PUPR telah menghasilkan bermacam karya hingga kerja nyata untuk kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia. Dengan pembangunan infrastruktur yang handal dan berkualitas, memberikan hasil nyata secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Indonesia.

Selama 2015-2018 berjalan, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur diantaranya pembangunan 9 bendungan, jalan nasional dan jalan tol yang turut memperlancar arus mudik Lebaran 2018 lalu, jalan perbatasan di Papua, Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur, 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan menyelesaikan 33 venue Asian Games ke-18.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi pada tanggal 17 Agustus juga dilaksanakan secara serentak di kantor-kantor Balai di lingkungan Kementerian PUPR, antara lain di BBPJN 2 Medan, BWS 5 Padang, BBWS Cimanuk - Cisanggarung dan BBPJN Papua,

Satyalencana Karya Satya dan Peresmian Air Mancur Keran di Taman Kementerian PUPR

Sebelum pelaksanaan upacara, dilakukan penganugerahan tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya 20 tahun kepada 276 orang dan 30 tahun kepada 88 orang. Secara simbolis penerima Satyalencana Karya Satya 30 tahun diberikan kepada Kepala Badan Pengembangan SDM (BPSDM) Kementerian PUPR Lolly Martina Martief, Sekretaris Inspektorat Jenderal Endah Herawaty, dan Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi, Sumito.

Usai upacara, dilakukan peresmian landmark baru di kampus Kementerian PUPR berbentuk kran air sebagai bagian penataan kawasan Kampus PUPR menjadi ruang terbuka hijau. Kehadiran landmark tersebut melengkapi yang sudah selesai sebelumnya berupa mesin Stoom Walls Aspal, Mesin Bor Air Tanah, dan Tetrapod untuk pengamanan pantai.

“Dengan dibangunnya taman dan air mancur ini dapat melengkapi taman-taman lainnya, supaya kampus Kementerian PUPR memberikan contoh lingkungan yang bersahabat dan nyaman bagi para pegawai, mitra dan tamu yang datang,” papar Basuki.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA