Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

PKS: Ini yang Tingkatkan Elektabilitas Prabowo

Selasa 21 Aug 2018 15:58 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Bayu Hermawan

Politisi PKS, Mardani Ali Sera

Politisi PKS, Mardani Ali Sera

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Politikus PKS mengklaim gerakan #2019GantiPresiden Tingkatkan Elektabilitas Prabowo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengklaim, gerakan #2019GantiPresiden kepada pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa meningkatkan elektabilitas mereka. Menurutnya, gerakan tersebut akan menegaskan dukungannya kepada Prabowo-Sandiaga.

"Kami belum memutuskan. Kalau #2019GantiPresiden sudah memutuskan mendukung Prabowo-Sandiaga, maka akan melonjak (elektabilitas) Prabowo-Sandiaganya," ujar Mardani kepada wartawan di acara peluncuran buku '#2019GantiPresiden, Catatan Sang Inisiator', di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).

Mardani menampik jika #2019GantiPresiden ini disebut kurang efektif terhadap elektabilitas Prabowo-Sandiaga. Sebab, menurutnya, antusiasme masyarakat di luar terhadap gerakan ganti Presiden ini sangat bagus.

"Kami yakin setelah pengumuman (dukungan), nanti (elektabilitas) akan semakin menguat. Pelan-pelan dukungan kami nanti akan migrasi ke Prabowo-Sandiaga," jelasnya.

Lebih lanjut Mardani menuturkan, lewat buku yang ditulisnya, dirinya ingin agar masyarakat memahami seluk-beluk gerakan #2019GantiPresiden. Dalam buku tersebut, terdapat landasan, dasar hukum, latar belakang dan tujuan dari gerakan yang disebutnya sebagai social movement ini.

"Kami ingin membentuk generasi masyarakat pemilih yang berani dan berdaulat. Yang tegas mengatakan kalau salah ya salah. Kalau benar ya benar," katanya.

Sebagaimana diketahui, hasil survei terbaru dari Lingkaran Survei Indikator (LSI) Denny JA, pada Selasa siang, mencatat elektabilitas pasangan bakal capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul jika dibandingkan Prabowo-Sandiaga. Sebanyak 52,2 persen pemilih memberikan suaranya kepada Jokowi-Ma'ruf. Sementara itu, Prabowo-Sandiaga mendapatkan suara responden sebanyak 29,5 persen.

Baca juga: Survei LSI: Sandiaga Tingkatkan Elektabilitas Prabowo

Peneliti LSI Adjie Alfaraby menjelaskan, pada segmen pemilih perempuan elektabilitas Prabowo meningkat menjadi 30 persen dari sebelumnya 25,2 persen. Sementara pada segmen pemilih muda meningkat menjadi 39,5 persen, dari sebelumnya 34,2 persen. Sedangkan pada pemilih kaum terpelajar meningkat menjadi 44,5 persen dari sebelumnya 37,4 persen.

"Tingkat kesukaan dan keterkenalan lebih unggul Sandiaga (dibanding Ma'ruf). Masuknya Sandi itu membawa sentimen positif sehingga menambah kekuatan Prabowo," katanya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/8).

Adjie menyebutkan, masuknya Sandiaga juga menaikkan elektabilitas Prabowo menjadi 29,5 persen. Padahal, sebelum memilih cawapres, elektabilitas Prabowo hanya 28,8 persen.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA